Skip to content

Sudirman: Pemda PPU Harus Melek Dengan Kondisi Infrastruktur Di Jenebora

Dipublikasikan: 12 Jun 2023, 16:00
ADVERTORIAL
Sudirman: Pemda PPU Harus Melek Dengan Kondisi Infrastruktur Di Jenebora
Anggota Komisi III DPRD PPU, Sudirman (Istimewa)

KALTIMNEWS.CO, Anggota Komisi III DPRD PPU, Sudirman mengatakan, Pemda seharusnya memantau rencana pembangunan di daerah-daerah yang memiliki akses terbatas seperti di area pesisir Kelurahan Jenebora.

Hal ini disebutkan legislator PPU tersebut saat dirinya usai melakukan kunjungan kerja terkait rencana pembangunan Kantor Kelurahaan Jenebora, beberpa waktu yang lalu.

"Ya saya pikir untuk Pemda tidak ada alasan, harus melek melihat ini karena pelayanan publik," tuturnya.

Dalam kunjungan tersebut Sudirman mengaku perihatin dengan kondisi infrastruktur fasilitas layanan public di daerah tersebut.

“Sebagai fasilitas publik, tidak memungkinkan kantor kelurahan yang saat ini dapat menjalankan kerja pelayanannya secara maksimal jika kondisi bangunannya memperihatinkan seperti itu, ruangan kecil ditambah puluhan orang yang sibuk melayani masyarakat secara berdesak desakan. Sementara mereka dituntut melayani masyarakat dengan cepat, padahal kenyamanan tidak ada," sebut Sudirman.

Sejatinya kata dia, Pemda PPU semestinya menaruh perhatian khusus terhadap masalah tersebut. Pasalnya, kantor Kelurahan Jenebora menjadi penunjang pelayanan terdekat bagi masyarakat setempat.

"Suka atau tidak suka, pemerintah harus melek melihat ini, termasuk teman-teman yang ada di DPRD PPU. Melihat ini lah, jangan hanya bercerita saja," ujarnya.

Dia berkomitmen untuk mengawal pembangunan di Kelurahan Jenebora, lantaran ini sangat prioritas. Sehingga tidak ada alasan untuk menunda pembangunan tersebut. Jangan sampai kata dia, Kelurahan Jenebora kemudian tertinggal dan terbelakang dari sisi pelayanan publiknya.

"Jadi saya pikir, ini beban pemerintah. Kalau bisa secepatnya dibangun, jangan sampai sekadar omongan nanti akan ditindaklanjuti, itu kan cerita saja. Kalau bisa, butuh kegiatan yang pasti dan riil bagaimana bisa terbangun," jelasnya. (Ads/DPRD PPU)