KALTIMNEWS.CO, Sejumlah Daerah kini terus bergerak membentuk Kelompok Informasi Masyarakat (KIM), Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) misalnya yang tidak igin ketinggalan dalam membentuk Dewan Pimpinan Daerah KIM Nusatara.
“Älhamdulillah KIM Nusantara kini telah terbentuk di wilayah Kabupaten Mahulu, dan hari ini kami telah menyerahkan daftar kepengurusan kepada Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Mahulu, Nasution Hibau Djaang,” ujar Ketua DPD KIM Nusantara terpilih M Taufiq kepada kaltimnews.co, Rabu (29/9/2021) siang.
Taufiq menyebutkan, dalam pertemuan tersebut dirinya didamping sekretaris terpilih, M.Rendi Rifaldy. “Kami membahas bayak hal termasuk diantaranya Surat Keputuisan (SK) dan pemaparan tentang KIM yang notabene merupakan mitra dari pemerintah,” sebutnya.
Dikatakan Taufiq, dalam waktu dekat pihaknya akan segera melaksanakan pelantikan pengurus di wilayah yang memiliki lima kecamatan ini.
“Semua pengurus yang masuk di DPD KIM Nusantara Mahulu merupakan perwakilan setiap kecamatan yang ada, ini sesuai instruksi Ketua DPW KIM Nusantara Kaltim, Areif Kaseng kepada kami,” bebernya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Mahulu, Nasution Hibau Djaang mengatakan jika pihaknya mengapresiasi inisiatif pembentukan KIM di Wilayah Mahulu tersebut.
“Kami mengapresiasi langkah M Taufiq dan kawan-kawan yang dengan sigap membentuk KIM yang notabene kita ketahui dibentuk secara mandiri dan kreatif melalui melakukan kegiatan pengelolaan informasi dan pemberdayaan masyarakat dalam rangka meningkatkan nilai tambah taraf kehidupannya,” ujar Nasution.
Sebagai lembaga masyarakat yang bergerak di bidang pengelolaan informasi, kata dia, KIM tentunya memiliki arti yang penting sebagai mitra pemerintah dan sebagai bagian dari jaringan sistem informasi nasional dalam diseminasi informasi dan penyerapan aspirasi masyarakat.
“KIM ini memiliki sejumlah peran yang fital di masyarakat seperti, menjadi wahana informasi antar anggota KIM secara horisontal; dari KIM ke pemerintah secara bottom up; serta dari pemerintah kepada masyarakat secara top down. Selain itu KIM juga sebagai mitra dialog dengan pemerintah, pemerintah daerah provinsi dan pemerintah daerah kabupaten/kota dalam merumuskan kebijakan public,” sebutnya.
“Adapun lainnya yakni menjadi sarana peningkatan literasi di bidang informasi, media massa, dan teknologi komunikasi, serta sebagai media watch. Sekaligus menjadi lembaga yang memiliki nilai ekonomi,” sambungnya.
Terpisah, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) KIM Nusantara Kalimantan Timur (Kaltim) Arief Kaseng yang dihubungi media ini mengapresiasi kehadiran KIM di Mahulu.
“Alhamdulillah satu persatu kabupten/Kota kini mulai membentuk DPD KIM Nusantara,” ujar Arief Kaseng.
Arief mengaku optimis, jika dalam waktu dekat ke sepuluh kabupaten Kota di Kaltim aan terbentuk secara cepat. “Kita optimis ke sepuluh Kabupaten/Kota akan terbentuk secara cepat, untuk SK mahulu akan segera kami buatkan agar teman-teman pegiat KIM di Mahulu akan segera bisa melaksanakan pelantikan pengurus,” ungkapnya.
Unutk diketahui bersama, dalam menjalankan roda organisasi, M Taufik didampingi, M.Rendi Rifaldy sebagai sekretaris, Pertrolina Diruy (Bendahara), sementara Muhammad Nur dan Inuq sebagai anggota, (*)