Skip to content

PDI-P Kaltim Menangkan 5 Calon Kepala Daerah di Pilkada 2020

Dipublikasikan: 16 Dec 2020, 20:00
ADVERTORIAL
PDI-P Kaltim Menangkan 5 Calon Kepala Daerah di Pilkada 2020
Sekretaris PDI Perjuangan Kaltim Ananda Emira Moeis -- www.kaltimnews.co/Foto: Istimewa

KALTIMNEWS.CO, Samarinda – Perhelatan Pemilu pilkada di sejumlah daerah telah digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Rabu (9/12/2020) lalu.

Meskipun disisi lain hasil hitung cepat atau quick count (QC) oleh sejumlah lembaga Survey kini telah memmerlihatkan signal yang menunjukkan sejumlah kandidat Kepala Daerah di Kabupaten/Kota menunjukkan kemenagan.

Atas hal ini, Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Kalimantan Timur (Kaltim) menilai dari sejumlah kabupaten kota yang berlaga pihaknya ikut memenagkan lima daerah, diantaranya seperti, Kota Balikpapan, Kota Samarinda, Kota Bontang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), dan kabupaten Kutai Barat (Kubar).

“Sejauh ini, dari sembilan Kabupaten/Kota, lima diantaranya untuk sementara ini dapat dimenangkan PDI Perjuangan Kaltim,” ujar Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Kaltim, Ananda Emira Moeis kepada kaltimnews.co, Senin (16/12/2020).

Meskipun belum merupakan data resmi milik KPU, namun Ananda meyakini jika pergeseran angka tidak akan jauh berbeda dengan hasil yang terlihat sekarang ini.

“Kalaupun ada perubahan atau pergeseran angka, itu tidak akan jauh, kami yakin itu. Karena di tubuh PDI Perjuangan Kaltim sendiri juga memiliki survey yang hasilnya mirip dengan yang dipaparkan oleh hasil Quick Count,” terangnya.

Kendati demikian, Anggota DPRD Kaltim ini meminta kepada semua warga khusunya pendukung untuk tetap ikut mengawal data C1, di KPU masing masing daerah.

“Ini kemangangan bersama, dan tetap harus di kawal, jangan sampai ada kesalahan input data yang berkibat merugikan bagi pasangan calon nantinya, selain itu kami juga meminta kepada msyarakat untuk tetap tenang menunggu hasil resmi dari KPU, mengingat putusan akhir juga datangnya dari KPU sebagai penyelenggara Pilkada,” tuturnya (*)