Skip to content

100 Pustakawan Se-Kaltim Ikut Bimtek Secara Virtual

Pustakawan Wajib Paham pengelolaan Media Sosial

Dipublikasikan: 12 Nov 2020, 00:00
ADVERTORIAL
100 Pustakawan Se-Kaltim Ikut Bimtek Secara Virtual
kegiatan Bimtek yang digelar secara Virtual -- www.kaltimnews.co / Foto: Istimewa

KALTIMNEWS.CO, Samarinda – Sekira 100 orang peserta yang merupakan Pustakawan dan Pengelola Perpustakaan yang berasal dari Perpustakaan Umum (Dinas Perpustakaan Provinsi, Kabupaten/Kota, Desa/Kelurahan) Perpustakaan Khusus, dan Perpustakaan Sekolah, mengikuti Bimtek Pengelolaan Perpustakaan Se-Kalimantan Timur Tahun 2020. 

Kegiatan dilaksanakan dengan metode Virtual (online) dengan menerapkan sejumlah aturan-aturan khusus agar proses transfer ilmu pengetahuan dapat tetap berjalan maksimal meski dengan metode pengajaran yang dilakukan berbeda dari biasanya ditengah sulitnya situasi Pandemi Covid-19. 

Pemateri dari Perpusnas RI mengarahkan sesi penyampaian materi hingga praktek dengan mengoptimalkan berbagai metode persentase, video materi, diskusi, ice breaking, hingga praktek tentang pengaplikasian Medsos.

“Para Peserta dibekali dengan Materi yang sangat dibutuhkan dalam pengelolaan perpustakaan ditempat kerja masing-masing yang terbagi dalam beberapa sesi,” ucap Kabid Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca Perpustakaan Kaltim Dra. Hj. E. Mustika Wati. 

Menurutnya, ada materi tentang Pengantar Materi Kebutuhan Informasi, Analisis kebutuhan informasi, dan Simulasi Pelaksanaan Analisis Kebutuhan Informasi di hari pertama. 

“Sedangkan di hari kedua para peserta dibekali dengan materi yang sangat menarik yaitu tenatang Pengantar materi media sosial (mengenal kanal facebook, instagram dan twitter), membuat dan mempublikasikan konten Media Sosial, Praktek membuat serta mempublikasikan konten Media Sosial oleh pemateri Kamilah Kinanti  Pustakawan Perpusnas RI dan Qodir Shodiq, Husna Alliyus Dwi Karisma yang merupakan IT Pranata Komputer Perpusnas RI,” sebutnya.

“Lewat Bimtek ini diharapkan para peserta yang merupakan Pustakawan dan Pengelola Pepustakaan dapat menyerap seluruh materi dan informasi yang diberikan," tambahnya. 

Para peserta diharapkan mampu mengintegrasikan Teknologi Informasi seiring dengan peran Perpustakaan sebagai pusat pengembangan minat baca, serta mewujudkan Perpustakaan sebagai Pusat Belajar sepanjang Hayat. (adv)