KALTIMNEWS.CO — Dinamika organisasi kedaerahan di Kalimantan Timur mulai menunjukkan arah baru. Himpunan Masyarakat Parepare (HMP) Kalimantan Timur menggelar rapat internal penetapan pengurus di Cafe D'bagios, Senin (20/4/2026) malam.
Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua HMP Kaltim terpilih periode 2026–2030, Andi Saharuddin. Agenda utama yang dibahas adalah pembentukan struktur kepengurusan sebagai fondasi awal dalam menjalankan roda organisasi.
Dalam arahannya, Andi Saharuddin menegaskan bahwa penyusunan pengurus harus dilakukan secara matang dan terukur, agar organisasi tidak hanya terbentuk secara administratif, tetapi juga kuat dalam kerja-kerja nyata.
“Pembentukan pengurus ini bukan sekadar melengkapi struktur, tapi memastikan HMP Kaltim memiliki tim yang solid dan siap bekerja untuk masyarakat,” ujarnya.
Selain membahas struktur organisasi, forum juga menyoroti kesiapan HMP Kaltim untuk membawa Surat Keputusan (SK) kepengurusan ke tingkat pusat. Langkah ini dinilai krusial guna mendapatkan legitimasi resmi, sekaligus memperkuat posisi organisasi dalam jejaring nasional.
Dengan legitimasi tersebut, HMP Kaltim diharapkan dapat memainkan peran lebih besar sebagai salah satu pilar dalam Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS), dengan posisi yang semakin terintegrasi dalam mendorong kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya warga Parepare di perantauan.
Tak kalah penting, dalam rapat itu juga mengemuka komitmen untuk mempererat hubungan dengan KKSS. HMP diproyeksikan menjadi bagian integral yang tidak terpisahkan dari struktur besar KKSS, khususnya di Kalimantan Timur.
“Kita tentunya ingin HMP ini menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari KKSS. Dengan sinergi, peran kita akan jauh lebih kuat dan terasa manfaatnya,” tegas Andi.
Penguatan posisi di bawah payung KKSS dinilai sebagai langkah strategis, mengingat peran organisasi tersebut sebagai wadah utama berbagai komunitas asal Sulawesi Selatan di luar daerah.
Rapat yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban itu juga mencerminkan keseriusan HMP Kaltim dalam membangun organisasi yang solid, adaptif, dan relevan. Dengan komposisi pengurus yang tengah dimatangkan, HMP Kaltim diharapkan mampu menghadirkan program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Di tengah meningkatnya dinamika organisasi kedaerahan di Kaltim, langkah konsolidasi ini menjadi sinyal penting bahwa kekuatan komunitas berbasis daerah mulai bergerak lebih terstruktur dan terarah.
Ke depan, setelah struktur kepengurusan rampung dan legitimasi pusat diperoleh, HMP Kaltim diprediksi tidak hanya aktif, tetapi juga tampil sebagai kekuatan sosial yang diperhitungkan di Kalimantan Timur. (rif/kaltimnews.co)