Skip to content

5 Program baru Kementerian Butuh Tanggung Jawab Pelaku Edukasi

Guru Wajib Mendesiminikasikan Dan Sosialisasikan Kepada Guru-guru Lain

Dipublikasikan: 21 Nov 2019, 04:12
ADVERTORIAL
5 Program baru Kementerian Butuh Tanggung Jawab Pelaku Edukasi
Kegiatan Workshop dan TOT (Training Of Trainer) pembuatan bahan ajar digital untuk guru SMA/SMK dan SLB se-Kaltim. -- ww.kaltimnews.co / Foto: Istimewa

KALTIMNEWS.CO,Samarinda – Pada Kegiatan Workshop dan TOT (Training Of Trainer) pembuatan bahan ajar digital untuk guru SMA/SMK dan SLB se-Kaltim, hal penting terkait tanggung jawab menjalankan program kementerian pendidikan disampaikan Dekan Fakultas Pendidikan UNY Dr. Sujarwo.

"Kerjasama dan komunikasi antara Disdikbud Kaltim dan UNY sangat daiharpkan terus terpelihara. Karena sejatinya semua pelaku edukasi, memiliki tanggung jawab terkait pendidikan. Apalagi pada 1 Januari mendatang menteri pendidikan membuat regulasi baru untuk melaksanakan 5 program kebijakan pendidikan nasional,” terangnya.

Ia juga membeberkan 5 program Menteri Pendidikan Nadiem Makarim itu adalah, 1. Prioritaskan pendidikan karakter dan pengamalan Pancasila. 2. Potong semua regulasi yang menghambat terobosan dan peningkatan investasi. 3. Kebijakan pemerintah harus kondusif untuk menggerakkan sektor swasta agar meningkatkan investasi di sektor pendidikan. 4. Semua kegiatan pemerintah berorientasi pada penciptaan lapangan kerja dengan mengutamakan pendekatan pendidikan dan pelatihan vokasi yang baru. Terakhir atau ke 5, inovatif memperkuat teknologi sebagai alat pemerataan baik daerah terpencil maupun kota besar untuk mendapatkan kesempatan dan dukungan yang sama untuk pembelajaran.

Pada momen yang sama, Kepala Disdikbud Prov. Kaltim Anwar Sanusi, M.Pd, berpesan agar guru-guru sebagai peserta mempunyai kewajiban menerapkan semua materi setelah mengikuti workshop ini. Paling tidak, mendesiminasikan kepada guru-guru lainnya di masing-masing sekolah asal.

"Tentu kami berharap guru-guru setelah kegiatan ini wajib mendesiminikasikan dan sosialisasikan kepada guru-guru lain. Berbagi pengetahuan materinya. Selain itu, wajib diperhatikan, membuat program pasti sulit. Butuh kerjasama dan koordinasi yang baik dengan pihak UNY. Agar materi ajar pembuatan program dapat diikuti dan diterapkan dengan baik," harapnya. (*)