
KALTIMNEWS.CO, Di era digital yang kian tak terbendung, Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menyerukan pesan kuat kepada seluruh pemuda di Bumi Batiwakkal: “Gunakan media sosial untuk belajar dan berbuat baik, bukan untuk menjerumuskan diri sendiri.”
Menurut Bupati Sri media sosial sejatinya bukanlah musuh, melainkan jembatan ilmu yang jika dimanfaatkan dengan benar, bisa mengubah masa depan seseorang.
“Di YouTube, TikTok Edukasi, hingga platform digital lain, banyak ilmu bermanfaat dari cara berwirausaha, belajar desain, hingga memperdalam agama. Gunakanlah itu untuk meningkatkan keterampilan dan wawasan,” ujar Sri Juniarsih.
Namun, ia mengingatkan, kebebasan di dunia maya tak berarti tanpa batas. Banyak yang tersandung hukum hanya karena komentar kasar, unggahan yang menyinggung, atau menyebar hoaks tanpa berpikir panjang
“Jangan asal komentar, jangan asal bagikan. Saring dulu sebelum sharing. Jadilah pemuda cerdas yang membawa kebaikan, bukan pemicu perpecahan,” tegasnya.
Menurut Bupati, generasi muda Berau adalah aset besar yang akan menentukan arah pembangunan daerah. Karena itu, Pemkab Berau terus berupaya membentuk SDM yang unggul, berakhlak, dan berdaya saing melalui kegiatan edukatif dan keagamaan seperti sarasehan ini.
ia juga mengajak para pemuda untuk aktif di organisasi dan kegiatan sosial, sebagai bentuk nyata kontribusi bagi lingkungan.
“Pemuda Berau harus hadir membawa energi positif. Terlibatlah dalam hal-hal yang membangun, jadilah inspirasi bagi sekitar,” pesannya dengan nada penuh harap.
Dikatakan Bupati Sri, bahwa Pemkab Berau menegaskan komitmennya membangun sumber daya manusia yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing tinggi. Pemuda yang bijak bermedia dan kuat akhlaknya diyakini akan menjadi pilar utama dalam mewujudkan Berau yang maju, sejahtera, dan berkeadaban.(*)