KALTIMNEWS.CO, Kukar – Memasuki waktu musim kemarau, sebagian wilayah di Indonesia kerap di hadapkan dengan kejadian kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang kerap melanda di beberpa wilayah Indonesia.
Dalam mengantisipasi hal itu, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) dibawah komando Bupati Kukati Kartanegara, Edi Damansyah, bersama dengan Kapolres Kukar, AKBP Andreas Susanto Nugroho, dan Dandim 0906 Tenggarong, Letkol Inf Charles Alling, melaksanakan gelar pasukan kesiagaan antisipasi Karhutla, Rabu (4/3/2020) pagi.
Ditemui disela-sela acara, Bupati Kukar, Edi Damansyah mengatakan, keterlibatan semua komponen masyarakat dan pemangku kepentingan sangatlah diperlukan dalam menangani masalah Karhutla di wilayah Kukar.
“Kegiatan gelar pasukan ini dilaksanakan atas dasar inisiasi dari Kapolres Kukar dan Dandim 0906, hal ini tentunya merupakan wujud kesiap-kesiagaan dari Kukar dalam hal mengantisipasi terjadinya Karhutla yang kerab melanda beberapa wilayah Kukar saat musim kemarau,” ujar orang nomor satu di Kukar itu.
Disebutkan Bupati Edi, salah satu penyebab terjadinya masalah Karhutla di Kukar di tahun 2019 kemarin, yakni adanya pembakaran lahan sawit dibeberapa tempat. “Disaat itu lahan sawit tersebut hanya di learn cleaning saja, namun tidak ditanami dan dipelihara. Oleh sebab itu dengan adanya gelar pasukan ini, kami mengimbau kepada masyarakat, para pemegang izin (IUP kebun), pemegang izin Hutan Tanaman Industi (HTI), agar melaksanakan kesiap-kesiagaan dalam pengawasan lingkungan internal khususnya masalah Karhutla,” imbau Edi.
Edi Menjelaskan titik rawan Karhutla di Kukar sudah dipetakan oleh pihaknya. “Dari pemetaan yang telah dibuat itu, nantinya akan dibuatkan pos-pos penanggulangan dini bencana kebakaran, sehingga diharapkan kedepannya kesiap-siagaan ini dapat terlaksana dengan baik dalam mencegah terjadinya Karhutla,” Jelas Bupati Edi.
Senada dengan itu Kapolres Kukar, AKBP Andreas Susanto Nugroho, menambahkan jika kegiatan gelar pasukan yang dihelat dilapangan Makopolres Kukar itu, dilaksanakan terkait berbagai prediksi BMKG yang menyebutkan jika beberapa wilayah akan dilanda kemarau yang cukup panjang.
“Oleh karena itu, kami dari Polres Kukar, Bersama dengan Dandim 0906 Tenggarong dan Pemkab Kukar, serta seluruh pihak terkait baik dari pemerintah maupun swasta melakukan kegiatan kesiap-siagaan penanggulanan Karhutla di Kukar,” Ujar Kapolres Andreas.
“Kami berharap kedepan dengan kegiatan ini akan ada keterpaduan, kerjasama dengan seluruh stakeholder, dan seluruh masyarakat dalam hal penanggulan Karhutla khusunya di wilayah Kukar,” Tambahnya.
Sementara itu, Dandim 0906 Tenggarong, Letkol Inf Charles Alling, mengapresiasi kegiatan tersebut, menurutnya dari kegiatan tersebut para pemangku kebijakan nantinya dapat membuat platfom kebijakan.
“Kegiatan ini, merupakan hal yang luar biasa dan patut diapresiasi, karena dari kegiatan kesiap-siagaan pemangku kebijakan yang nantinya diharapkan dapat membuat platfom kebijakan dalam berbagai hal seperti dalam langkah prehentif, konsolidasi dan sejenisnya,” (*)