Skip to content

Disdik Kaltim Gelar Rakor Sarana Prasarana Bidang Pembinaan SMA

Implementasi Dari Proses Pengoptimalan Daya Dukung Sarana Prasarana

Dipublikasikan: 17 Oct 2019, 08:58
ADVERTORIAL
Disdik Kaltim Gelar Rakor Sarana Prasarana Bidang Pembinaan SMA
Acara Rakor yang di gelar Disdik Kaltim -- www.kaltimnews.co / Foto: Istimewa

KALTIMNEWS.CO, Samarinda – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur menyelenggarakan Rapat Koordinasi Sarana Prasarana SMA acara yang dihelat selama tiga hari mulai dari tanggal 15 hingga 17 Oktober 2019 tersebut digelar demi mengoptimalkan daya dukung sara dan prasarana, yang selama ini terjadi perbedaan persepsi, asumsi maupun implementasi dari proses pengoptimalan daya dukung sarana prasarana tersebut.

Kepala Bidang Pembinaan SMA Khairani, kepada media ini, menyampaikan pemenuhan sarana prasarana menjadi pendukung keberhasilan proses belajar mengajar seiring dengan pelaksaan delapan  Standar Nasional Pendidikan (SNP).

"Kelengkapan pemenuhan sarana prasarana menjadi salah satu faktor pendukung keberhasilan dalam dunia kependidikan seiring dengan pelaksanaan delapan SNP yang menjadi faktor pokok yang harus tersedia." tutur Khairani

Menurutnya pihaknya khususnya Bidang Pembinaan SMA kini berupaya untuk memfasilitasi ruang gerak yang berkaitan dengan administrasi, laporan, usulan dan pemberian bantuan yang berkaitan dengan alokasi sarpras baik dari dana APBD dan APBN.

“Disamping adanya sinkronisasi dan penyatuan pemahaman terhadap sistem pelaporan, pertanggungjawaban, pelaksanaan sarana prasarana di sekolah pada jenjang SMA, juga diharapkan dapat terimplementasikan wawasan tentang hal-hal yang berkaitan dengan masalah sarana prasarana di sekolah yang berhubungan langsung dengan dana yang bersumber dari APBD dan APBN,” katanya.

Sementara itu, Kepala Seksi Sarana Prasarana Bidang Pembinaan SMA, mengatakan perbedaan pesepsi, asumsi dan implementasi dari proses pengoptimalan daya dukung sarana prasarana, kegiatan Rakor yang dihelat tersebut diharapkanmenghasilkan penyatuan persepsi ranah sarana prasarana SMA dengan hal-hal yang berkaitan langsung dengan masalah, baik dengan cara mendapatkan bantuan, sistem pelaporan, aset maupun masalah lain yang sering terjadi di lapangan.

"Sarana prasarana tentunya tidak sekedar persoalan adanya barang dan fasilitas penunjang, akan tetapi akan lebih rumit bila hal itu berkaitan dengan masalah dana, sumber dana, pelaporan dan pertanggungjawaban yang benar." ucap Atik.

Didaulat menjadi narasumber dalam acar ini dari Direktorat Pembinaan SMA Kemendikbud, BPKAD Provinsi Kaltim dan BPK Prov. Kaltim. (Adv)