Skip to content

Diskominfo Kaltim Dukung Upaya Cegah Peredaran Hoaks Melalui Peran KIM

Sinergi Memerangi Berbagai Berita Bohong

Dipublikasikan: 27 Oct 2020, 00:00
ADVERTORIAL
Diskominfo Kaltim Dukung Upaya Cegah Peredaran Hoaks Melalui Peran KIM
Susana pelaksanaan Bimtek yang digelar Kominfo Kukar -- www.kaltimnews.co / Foto: Istimewa

KALTIMNEWS.CO, Samarinda – Sejumlah tempat terus menjadi sasaran pihak Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kutai Kartanegara (Kukar) Kalimantan Timur (Kaltim) dalam memerangi maraknya berita Bohong atau Hoax. Selain itu sejumlah penyampaian informasi lainnya juga dinilai penting untuk diberikan kepada para Anggota Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) yang notabene merupakan cetusan dari Diskominfo Kukar tersebut.

Sebut saja Bimbingan teknis (Bimtek) KIM terus digelar guna memerangi berita palsu atau hoaks merajalela peredarannya. Mengangkat tema “Pentingnya Infografis dan Konten Video Menunjang Digital Marketing Serta Penggunaan Tools Google dalam Menangkal Hoaks,” Bimtek bertempat Balai Pertemuan Umum (BPU) Desa Muara Muntai ulu, Selasa (27/10/2020) pun digelar.

Kepala Diskominfo diwakili Kepala Bidang Komunikasi Publik (Kabid PKP) Ahmad Rianto, dalam kesempatannya mengatakan, Bimtek KIM digelar dalam upaya pengembangan dan pemberdayaan pemangku kepentingan. Penyelenggaraannya diperkuat Permenkominfo No 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Konkuren Bidang Komunikasi dan Informatika.

Bimtek menghadirkan narasumber dari sejumlah media seperti Arief Kaseng (Founder kaltimnews.co) Awaluddin Jalil (Reporter Net Tv) Fairuz Abadi (Reporter I News kaltim) yang dalam pemaparannya menjelaskan bagaimana cara pembuatan infografis dan video konten yang positif. Agar masyarakat tidak terpengaruh dengan berita berita hoaks yang tidak jelas.

Plt Kepala Dinas Kominfo Kaltim, Didy Rusdiansyah, mengapresiasi Bimtek KIM yang dilakukan oleh Diskominfo Kukar tersebut. Menurut dia Bimtek penting agar Kelompok KIM bisa memahami dunia digital, tentang mempromosikan potensi daerah yang dalam hal pembangunan, serta menangkal isu-isu hoaks yang berkembang.

“Ini yang kami harapkan, Sinergi dalam memerangi berbagai berita bohong dikalangan masyarakat dengan peran serta KIM dibawah Diskominfo berbagai daerah kita harapakan dapat bersama-sama menangkal Hoax,” tuturnya. (*)