Skip to content

DPRD Sulsel Bertandang Ke DPRD Kaltim Bahas RTRW

Sigit Wibowo: Pembahasan RTRW di Kaltim Terpaksa Dimajukan Lantaran IKN di Kaltim

Dipublikasikan: 08 Oct 2020, 20:39
ADVERTORIAL
DPRD Sulsel Bertandang Ke DPRD Kaltim Bahas RTRW
Suasana pertemuan antara Wakil Ketua DPRD Kaltim Sigit Wibowo dengan Anggota Pansus RTRW DPRD Sulawesi Selatan Andi Muhammad Rahman Pina di Gedung DPRD Kaltim. Kamis (8/10/2020) siang. -- www.kaltimnews.co / Foto: Heriman

KALTIMNEWS.CO, Samarinda – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim) mendapat kunjungan dari Panitia Khusus (Pansus) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dari DPRD Provinsi Sulawesi Selatan.

Rombongan Pansus DPRD Sulsel yang berjumlah sekira 20 orang tersebut diterima langsung oleh Wakil Ketua DPRD Kaltim, Sigit Wibowo di Gedung E lantai 1, Kamis, (8/10/2020) siang.

Dalam keempatannya Ketua Pansus RTRW DPRD Sulsel, Andi Muhammad Rahman Pina, mengatakan Provinsi Sulsel merupakan salah provinsi penopang utama Ibu Kota Negara (IKN) oleh karenanya tentu memiliki kepentingan besar terhadap hal tersebut.

"Kepentingan strategisnya ialah Kaltim sebagai IKN dan Sulsel sebagai provinsi penyangga utama oleh karenanya Sulsel tentu mempunyai kepentingan dan salah satunya yakni sebagai penyuplai utama produk hasil pertanian," urai Rahman Pina kepada media ini.

Sementara Wakil ketua DPRD Kaltim, Sigit Wibowo menyambut baik kehadiran Pansus RTRW dari kota Daeng tersebut, menurutnya tata ruang masing-masing provinsi akan mengikuti bukan hanya provinsi Kaltim tetapi daerah-daerah penyangga seperti Sulawesi, Jawa, kemudian Sumatra.

“Atas hal inilah anggota Pansus RTRW Sulsel datang bertandang guna mencari informasi terkait patron arah itu, namun harus diketahui Kaltim sendiri telah memiliki Perda RTRW nomor 1 tahun 2016,” ujarnya.

"Kita mengetahui data tersebut merupakan data 5 tahun yang lalu, yang jika mengikuti regulasi perubahan RTRW harusnya bahas pada 2021 mendatang, namun karna Faktor IKN maka pembahasan terkait hal ini dimajukan di tahun ini, dan harus diketahui semuanya belum final lantaran sekarang ini masih di godok dengan pihak kemetrian Angraria. Terkait kesiapan sejauh ini teman-teman di DPRD Kaltim sudah menyiapkan perubahan rencana terkait hal tersebut," tutupnya.(*)