KALTIMNEWS.CO, Samarinda – Meski sebagai salah satu Cabang Olahraga (Cabor)yang baru dipertandingkan di ajang Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Nasional (Fornas), namun permainan Street Hand Ball terlihat seru di lapangan Gor Madya Sempaja, Minggu (17/11/2019) siang, lantaran di Final tuan rumah Kaltim bertemu dengan rivalnya dari Papua.
Kepada, media ini Ketua Street hand Ball Indonesia, Suryadi Gunawan, mengatakan jika olahraga Street Ball merupakan olahraga yang pertama yang dipertandingkan selama gelaran Fornas. “Selama Gelaran Fornas baru kali ini Street Ball dipertandingkan,” ujarnya.
Walaupun sifatnya masih eksibisi, namun Street hand Ball diharap dapat menjadi salah satucabor yang akan terus dipertandingkan pada ajang Fornas selanjutnya.
“Kami berharap kedepannya, Street hand Ball, akan menjadi cabior yang nantinya akan dipertandingkan di Fornas VI Palembang, dan Fornas berikutnya,” harapnya.
Street Hand Ball merupakan olahraga tradisional yang sebelumnya dilakukan di kalangan warga pingggir pantai, olahraga ini mirip sengan futsal, namun yang membedakan hanyalah Street hand ball, murni mengunakan tangan, adapun luas area permainan yakni 30 meter yang dibagi masing 5 meter untuk masing-masing area gawang. “Area permainan 20 meter, 10 meter untuk area penjaga gawang yang masing masing terbagi 5 meter,” Terang Suryadi.
Terkait jumlah peserta, Suryadi menyebutkan bahwa peserta Street Hand Ball datang dari berbagai daerah, seperti diantaranya, Papua, Sulawesi Tengah, Medan, Jabar, Kalsel, Jatim, serta Kaltim sebagai tuan rumah. (*)