Skip to content

Gandeng Rumah Belajar, Dispend Kukar Louncing Sistem Belajar live Streaming di Kota Raja Chanel

Antisipasi Covid-19 Untuk Kukar Cerdas

Dipublikasikan: 21 Mar 2020, 10:12
Gandeng Rumah Belajar, Dispend Kukar Louncing Sistem Belajar live Streaming di Kota Raja Chanel
Kepala Dians Pendidikan dan kebudayaan Kukar, Ikhsanuddin Noor, saay acara louncing Pembelajaran media online dengan system live streaming mengantisipasi Covid-19 untuk Kukar cerdas -- www.kaltimnews.co / Foto: Istimewa

KALTIMNEWS.CO, Kukar – Pemberlakukan belajar dirumah telah berjalan sudah beberapa hari di berbagai kabupaten, kota di Kalimantan Timur (Kaltim), pengalihan belajar secara konfensional dari bangku sekolah ke masing- masing rumah siswa ini dimaksudkan untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 yang kini menjadi perhatian khusus pemerintah.

Di Kutai Kartanegara (Kukar) misalnya, pembelajaran system daring ini nampak sangat di seriusi oleh pemerintah daerah tersebut. saking seriusnya Pemkab Kukar melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kukar, menggandeng Portal Rumah Belajar Milik kementrian RI dan Youtube Kota Raja Chanel sebagai wahana pembelajaran siswa.

Keseriusan ini pun ditandai dengan lounching program yang bertajuk “Pembelajaran media online dengan system live streaming mengantisipasi Covid-19 untuk Kukar cerdas” Jumat (20/3/2020) pagi.

Kepada Kaltimnews.co, Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan Kukar, Ikhsanuddin Noor mengatakan, program tersebut sengaja dilakukan untuk memberikan ilmu Pendidikan kepada masyarakat Kukar khususnya para pelajar yang kni tidak mengeyam bangku sekolah hingga 1 april mendatang.

“Kami tak ingin selama kurun waktu itu, para peseta didika pada khususnya ketinggalan dalam Pendidikan yang harusnya mereka dapatkan, oleh karena itu kami menggandeng portal Rumah Belajar ini, dengan harapan para siswa ini tetap melakukan aktifitas belajar mengajar, walaupun harus dari dalam rumah,” katanya.

Dikatakan, Ikhsanuddin selam 14 hari, pemanfaatan moda belajar dengan system daring tersebut sudah diinformasikan kepada guru sekolah selama proses belajar mandiri dirumah. ”Dengan panduan dari duta Rumah belajar ini kami harapkan para rekan-rekan guru di 18 kecamatan se-Kukar untuk dapat menerapkan model pembelajaran tersebut,” sebutnya.2d

“Selama masa 14 hari kita jangan hanya sibuk menangani Covid-19, akan tetapi juga kita mengisi kegiaytan produktif seperti dengan mengisi kegiatan belajar mengajar dalam bentuk online kepada siswa di rumah,” tambahnya.

Digandengnya Rumah Belajar kata Ikhsanuddin, bukan tanpa sebab, di Rumah Belajar kata dia, terdapat  beberapa segement atau metode pembelajaran tertentu yang tidak ditemui oleh para guru di media lainnya. “Oleh karena itu program ini akan mejandi program berkelanjutan baik dalam kondisi sekarang ini, dan masa yang akan datang, karena di Rumah Belajar ini syarat dengan inovasi Pendidikan yang sesuai dengan revolusi industry 4.0, selain itu dengan dilounchinganya kegiatan ini sekaligus diharapakan dapat menjawab tantangan Pendidikan mengingat wilayah kukar terbilang wilayah yang sangat luas,” jelasnya.

Terkait waktu live, pihaknya kata dia sudah menyipakan skedul selama 3 jam setiap hari. “3 Jam live setiap hari, mulai dari 09.00 pagi hingga 12.00 siang, karena selebihnya kami berharap anak-anak didik dapat melakukan beberpa hal seperti untuk megerjakan tugas dari hasil pembelajaran melalui media daring , melakukan katifitas ibadah, bahkan berolahraga,” tutupnya.