KALTIMNEWS.CO, Samarinda – Bertepatan dengan Peringatan Hari Pahlawan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim, Anwar Sanusi berpesan agar para generasi muda wajib memaknai kebhinekaan dan kebersamaan lalu menjadikannya sebagai pandangan hidup. Kunci dari para pahlawan yang telah memerdekakan bangsa Indonesia adalah persatuan.
"Hari pahlawan itu mengingatkan kita bahwa Indonesia itu ada bukan terjadi begitu saja. Itu karena jasa para pahlawan yang telah berjuang untuk peroleh kemerdekaan," ungkapnya pada media ini seusai menghadiri upacara Hari Pahalwan di Taman Makam Pahlawan Samarinda, Minggu, (10/11/2019) kemarin.
Menurut dia, perlu untuk mengingatkan tentang nasionalisme agar tumbuh patriotisme jiwa nasionalisme. Pun, agar mereka merasa Indonesia yang dimiliki ini adalah berkat perjuangan para pahlawan.
"Nah anak-anak inilah yang akan melanjutkan," ucap Anwar.
Bagi generasi muda, cara untuk mengapresiasikan diri ialah dengan belajar serius dan tidak terikut dengan hal-hal negatif. Juga dengan bijak memanfaatkan era digital.
"Kalau sekarang sudah rame dengan gadgetnya, manfaatkanlah gadget itu dengan baik. Jangan menerima begitu saja berita hoaks," ungkapnya.
Dalam hal itu, lanjut Anwar, sekolah, guru, pembina OSIS, pembina pramuka, pembina rohis akan menjadi leading sektornya. "Iya semua harus bekerja sama suapaya anak-anak dapat mengerti," pungkas dia. (*)