Skip to content

HUT RI di DPRD Samarinda Digelar Tanpa APBD, Ini Alasannya

Dipublikasikan: 20 Aug 2026, 14:06
ADVERTORIAL
HUT RI di DPRD Samarinda Digelar Tanpa APBD, Ini Alasannya

KALTIMNEWS.CO — Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di lingkungan Sekretariat DPRD Kota Samarinda tahun ini digelar tanpa menggunakan anggaran APBD.

Di tengah kebijakan efisiensi dan keterbatasan anggaran pemerintah daerah, rangkaian kegiatan kemerdekaan tetap dilaksanakan dengan mengandalkan semangat gotong royong serta dukungan dari berbagai pihak.

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris DPRD Kota Samarinda Eddy Syahrani mengatakan seluruh pembiayaan kegiatan tidak bersumber dari APBD.

“Pembiayaan kita tidak menggunakan APBD. Kita bergotong royong dan bekerja sama dengan pihak terkait. Sumbangan juga sifatnya sukarela,” kata Eddy, Rabu, 19 Agustus 2026.

Menurut Eddy, keputusan tersebut menjadi bagian dari upaya menyesuaikan kegiatan dengan kondisi keuangan daerah. Meski tidak menggunakan APBD, Sekretariat DPRD tetap berupaya menghadirkan rangkaian kegiatan yang dapat melibatkan keluarga besar sekretariat, pelajar, masyarakat, hingga perangkat daerah.

Gotong Royong Gantikan Anggaran Pemerintah

Kegiatan tahun ini dirancang dengan konsep gotong royong. Dukungan berbagai pihak menjadi bagian penting agar rangkaian peringatan kemerdekaan tetap dapat berjalan.

Kegiatan internal akan melibatkan keluarga besar Sekretariat DPRD Samarinda melalui sejumlah perlombaan seperti bulu tangkis, catur, domino, PlayStation, poker, serta permainan tradisional beregu.

Sementara kegiatan yang dibuka untuk masyarakat mencakup festival band pelajar dan lomba karaoke antarkecamatan.

Festival band diperuntukkan bagi pelajar berusia 7 hingga 18 tahun yang masih berstatus sebagai siswa SD hingga SMA.

Adapun lomba karaoke dijadwalkan berlangsung pada 28 Agustus 2026. Setiap kecamatan akan mengirimkan dua peserta, masing-masing kategori putra dan putri.

“Kategori pesertanya mereka yang belum mengikuti kompetisi nasional maupun tingkat provinsi,” jelas Eddy.

Bukan Sekadar Perayaan

Rangkaian HUT RI tersebut juga diisi kegiatan sosial.

Panitia menyiapkan penggalangan dana yang akan disalurkan kepada Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI). Bazar dijadwalkan berlangsung pada 26 Agustus.

Kemudian pada 27 Agustus digelar pemeriksaan kesehatan gratis dan donor darah.

Seluruh rangkaian kegiatan akan ditutup dengan jalan santai dan pembagian hadiah pada 29 Agustus 2026.

Meski tanpa APBD, panitia tetap menyediakan hadiah berupa uang pembinaan, sembako, serta hadiah undian atau doorprize.

Sembilan unit sepeda, mesin cuci, dan hadiah menarik lainnya disiapkan untuk peserta.

Konsep tersebut menunjukkan bahwa peringatan kemerdekaan tetap dapat digelar di tengah efisiensi anggaran dengan mengandalkan partisipasi dan kolaborasi berbagai pihak. (*/adv/rif/kaltimnews.co)