KALTIMNEWS.CO, Samarinda – Pasca ditunjuknya Kalimantan Timur (Kaltim) sebagai Ibu Kota Negara RI oleh Presiden Joko Widodo, terus disambut antusias dan suka cita oleh sejumlah pihak. Hal tersebut terlihat dari pelaksanaan acara syukuran,dan silaturahmi kebangsaan yang di helat di Hotel buni Senyiur Samarinda Kamis (24/10/2019).
Acara yang di bingkai dengan syukuran Pelantikan DPR - RI, MPR - RI, DPD - RI, Presiden dan Wakil Presiden RI, serta memperingati Hari Sumpah Pemuda dan peringatan 1 Tahun pelantikan Gubernur, Wakil Gubernur Kaltim.
Sejumlah tokoh penting pun hadir dalam acara ini sebut saja, Gubernur Kaltim, Isran Noor, Kapolda Kaltim, Irjen Pol Priyo Widyanto, Pangdam VI Mulawarman, Mayjen TNI Subiyanto, Ketua Forum Kebangsaan Prov. Kaltim, HM. Jos Soetomo, Kepala Kejaksaan Tinggi Kaltim, Chaerul Amir, Kepala Pengadilan Tinggi Kaltim, Sutoyo, Kakanwil Kamaneg Kaltim, H. Sofyan Noor, Ketua MUI Prov. Kaltim, H. Hamri Haz, Sultan Kutai Ing Martadipura XXI, Adji Muhammad Arifin, Bupati tenggarong , Edy Damansyah, H. Asmuni Ali Ketua FKUB Prov. Kaltim yang merangkap sebagai Ketua Panitia kegiatan serta sejumlah tamu penting lainnya

Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Vendra Riviyanto (2 Kiri) saat acara Sialturahmi kebangsaan -- www.kaltimnews.co/ Foto: Humas Polresta Samarinda
Kapolda Kaltim, Irjen Pol Priyo Widyanto, dalam kesempatannya mengatakan apresiasinya kepada semua pihak yang menyiapkan acara tersebut hingga berjalan dengan sukses, menurutnya ditunjukanya kaltim menjadi IKN RI menjadi anugrah baru untuk daerah yang dikenal sebagai Bumi Etam tersebut.
“Ini anugrah yang baik buat wialayh ini, Presiden tentunya mempunyai banyak pertimbangan sehingga memutuskan ibu kota baru berada di Kaltim, dan hal ini perlu kita sambut baik bahwa Kaltim patut dan lanyak sebagai ibu kota baru, sehingga kita semua yg hadir disni mari kita sama sama kita tunjukan bahwa kaltim mampu, jangan sampai Kaltim nanti nya tidak mampu menjaga amanah sebagai ibu kota negara baru tentu nya sangat kita sayang kan,” Kata Perwira berpangkat dua Bintang ini.
Prio, mengimbau kepada masyarakat khusunya para pendukung presiden dan wakil presiden untuk melupakan segala perbedaan yang ada mengingat pesat demokrasi pelihan presiden dan wakil presiden RI sudah berakhir.
“Kemarin kita sama-sama saksikan pelantikan presiden dan wakil presiden, yang menandakan seluruh rangkaian panjang pemilu 2019 telah berakhir, oleh karena itu, mari kita lupakan semua perbedaan, pesta demokrasi sudah usai, mari kita Bersama mendukung agar pemimpin negara yang baru dilantik ini bisa bekerja secara baik untuk 5 tahun kedepan, Saya juga mengapresiasi kepada seluruh personel Polri dan TNI yang telah bekerja penuh menjaga bumi etam dari segala gangguan kemanan,” Tutur Prio.
Sementara itu Ketua FKUB Kaltim, Drs. H. Asmuni Alie, mengatakan dengan memperingati Sumpah Pemuda ini, diharapkan menjadi momentum perekat persatuan dan kesatuan bangsa dalam masyarakat Kaltim yang telah diikrarkan sejak 91 tahun yang lalu.
“Atas ditetapkannya Provinsi Kalimantan Timur sebagai Ibu Kota Negara, diharapkan masyarakat Kaltim mampu mewujudkannya dengan baik. Kaltim merupakan daerah yang kondusif dan telah mendapat penghargaan dari Menteri Agama tahun 2018 yang lalu,” ungkapnya.
Ketua Forum Kebangsaan Prov. Kaltim, HM. Jos Soetomo yang juga turut memeriahkan acara ini mengingatkan agar masyarakat mampu menjaga kebersamaan di Kaltim untuk terciptanya kedamaian.
“Karena paru-paru dunia ada di Kaltim, negara kita adalah negara yang kaya, banyak bahasa, suku dan agama. Kita harus melindungi dan menjaganya,” tegasnya.

Sejumlah Tokoh penting di kaltim, berfose bersama dalam acara Sialturahmi kebangsaan -- www.kaltimnews.co/ Foto Humas Polresta Samarinda
Sementara itu, Gubernur Kaltim, Isran Noor menegaskan bahwa pemerintah Kaltim siap bekerja dan bersinergi dengan pemerintah pusat dalam upaya percepatan pembangunan di Kaltim. “Masyarakat siap, pemerintah juga siap,” tegasnya.
Isran juga mengatakan bahwa kegiatan pembangunan akan dikembangkan lebih besar lagi, Samarinda dan Balikpapan adalah Kota yang akan menjadi penyangga dalam menyambut IKN di Kaltim. “Harapannya kandidat kepala daerah Kabupaten/Kota harus siap berkompetisi demi kepentingan Kaltim,” tutupnya. (*)