Skip to content

Jelang Pembukaan MTQ Tingkat Kabupaten Ke 42, Sekcam Muara Badak: Persiapan Sudah Masuk 80 Persen

Dihadiri 70 Khafilah Perwakilan Tiap Kecamatan

Dipublikasikan: 25 Aug 2020, 00:13
Jelang Pembukaan MTQ Tingkat Kabupaten Ke 42, Sekcam Muara Badak: Persiapan Sudah Masuk 80 Persen
Sejumlah persiapan yang dilakukan di Lapangan Wartel, Desa Gas Alam, Kecamatan Muara Badak jelang pelaksanaan MTQ tingkat Kabupaten ke 42, rencananya, Perhelatan akbar ini akan dibuka langsung oleh Bupati Kukar Edi Damansyah pada Jumat (28/8/2020) malam mendatang. -- www.kaltimnews.co / Foto: Istimewa

KALTIMNEWS.CO, Kukar – Persiapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kabupaten ke 42 yang akan dihelat di Lapangan Wartel Desa Gas Alam, Kecamatan Muara Badak, Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur (Kaltim), pada 28 Agustus hingga 04 September 2020 mendatang kini sudah masuk 80 persen kesiapannya.

Hal ini diutarakan Sekretaris Kecamatan Muara Badak, Rendra Abadi, yang juga sebagai Ketua LPTQ Muara Badak, kepada kaltimnews.co, Senin (24/8/2020) malam.

“Tadi pagi kami menerima kunjungan dari Sekda Kukar, Sunggono Bersama dengan sejumlah pihak dating untuk melihat p[ersiapan yang dilakukan jelang pembukaan yang tinggal beberpa hari, dah alhamdulillah persiapannya sudah masuk 80%,” kata Rendra.

Menurut Rendra, beberpa waktu lalu Wakil Bupati Kukar, Chairl Anwar, juga sempat hadir guna melakukan hal serupa. “Selain meninjau arena utama rombongan juga sempat meninjau pemondokan khafilah dan fasilitas lainya yang akan digunakan pada saat pelaksanaan MTQ Tingkat Kabupaten di Kecamatan Muara Badak,” sebutnya.

Rendra menyebutkan jika MTQ tingkat kabupaten yang akan diselenggarakan di wilayahnya tersebut tentunya dengan protokol Kesehatan penanganan Covid 19.

"Pada saat pelaksanaan masyarakat yang datang tetap berpedoman pada protokol pencegahan Covid-19 seperti pakai masker, cuci tangan dan jaga jarak" ungkapnya.

Dikatakan Rendra, bagi masyarakat yang tak bisa masuk kedalam arena utama maka akan disediakan layar-layar besar dipangung utama dan di Desa-desa juga akan dilakukan secara virtual dengan menggunakan aplikasi zoom.

“Peserta MTQ Kali ini maksimal hanya 70 orang khafilah, perkontigen dengan syarat daerahnya tidak masuk dalam Zona merah Covid 19,” katanya.

Lebih jauh Rendra mengaku jika wilayah Muara Badak hingga sekarang ini masih berstatus Zona Hijau dari Covid-19, meski demikian menghadapi perhelatan akbar yang menghadirkan ribuan orang khafilah dari 18 Kecamatan di Kukar dirinya akan memperketat pejagaan Gerbang masuk Muara Badak.

“Semua yang masuk akan kami cek tanpa terkecuali di posko Covid-19, baik itu khafilah, maupun pendamping, ataup[un warga setempat yang telah melakukan perjalanan dari luar daerah,” tegas Rendra.

Sejatinya perhelatan tersebut kata dia dihadiri oleh ustdz kondang dari Makassar, namun karena situasi pendemi kehadiran sang ustads terpaksa dibatalkan. “Awalnya kami hendak menghadirkan Ustads Das’ad Latif, namun karena memperhitungkan segala kemungkinan yang akan terjadi, makanya agenda tersebut kami batalkan berikut dengan beberapa agenda lainnya yang kami ikut tiadakan seperti pawai dan sebagainya,” tuturnya. (*)