Skip to content

Kunjungi Masyarakat Hingga Pelosok, Bupati Kukar Edi Damansyah: Ini Menjadi Tantangan Tersendiri Sebagai Kepala Daerah

Butuhkan Energi Yang Besar dan Kesiapan Fisik Yang Prima

Dipublikasikan: 13 Jul 2020, 16:01
ADVERTORIAL
Kunjungi Masyarakat Hingga Pelosok, Bupati Kukar Edi Damansyah: Ini Menjadi Tantangan Tersendiri Sebagai Kepala Daerah
Bupati Kukar Edi Damansyah saat menghadiri acara lomba perahu ces di Desa Saliki Kecamatan Muara Badak -- www.kaltimnews.co /Foto: Istimewa

banner-Kominfo-Kukar.

KALTIMNEWS.CO, Kukar – Luasan wilayah Kutai Kartanegara (Kukar) yang yang mencapai 27.263 Km persegi tentunya tidak mudah untuk dijangkau secara bersamaan. Terdiri dari 193 desa dan 44 kelurahan, serta 18 kecamatan, luas Kabupaten yang dikenal dengan sebutan Kota Raja tersebut yang terdiri dari daratan dan perairan, tentunya sama dengan 38 kali luasan Kota Samarinda dan 54 kali luasan Balikapapan.

Mengingat luasan wilayah yang begitu luas tentunya tidak mudah bagi seorang pemimpin atau kepala daerah dalam mengunjugi setiap daerah tersebut.

Dihubungi melalui telepon selulernya, Senin (13/7/2020) siang, Bupati Kukar Edi Damansyah, mengatakan jika dengan kondisi tipografi Kukar yang bervariatif tersebut justru menjadi tantangan tersendiri baginya dalam menjumpai para warganya.

“Selama menjabat sebagai Bupati Kukar saya senantiasa menjumpai warga diberbagai wilayah termasuk pelosok daerah Kukar, guna mendengarkan langsung berbagai keluhan warga dari berbagai aspek atau bidang,” ujar Edi.

Menurut Bupati Edi, siapapun Aparatur Negara Sipil (ASN) nya ataupun pejabat publiknya sepatutnya memahami kondisi riil masyarakat di wilayah tugasnya untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. 

“Ini merupakan amanah yang tertuang dalam RPJMD Kukar yang wajib di jalankan Datanglah Pada Rakyat Rencanakan Bersama Rakyat,” tutur Edi.

Disebutkan Edi, untuk menjangkau semua wilayah di Kukar tidak sedikit dirinya mengaku harus membutuhkan energi yang besar dan kesiapan fisik yang prima. “Sarana transportasi yang digunakan yang bervariatif sesuai dengan kondisi lapangan untuk menjangkau hingga ke pelosok dan terkadang harus menggunakan transportasi khusus, Semisal untuk menjangkau wilayah yang ada di daratan tidak semua wilayah dapat ditempuh denngan menggunakan sarana transportasi roda empat, pilihannya menggunkan transportasi roda dua, hal ini kan membutuhkan kesiapan fisik yang prima,” beber Edi.

“Begitupula jika ingin menjangkau yang wilayah yang terdiri dari rawa-rawa, sungai bahkan laut, transportasi air yang di gunakan untuk menjangkau wilayah tersebut disesuaikan dengan kondisi alamnya yang harus menggunakan perahu kecil atau ketinting,” tambahnya.

Untuk diketahui Sebelum menjabat sebagai bupati di Kukar Edi Damansyah memang terkenal dengan sifat busukannya, hal tersebut terlihat saat dirinya masih menjabat sebagai ASN, Sosok Edi kerap datang keberbagai pelosok daerah yang bahkan sulit dijangkau dengan akses daerat secara umumnya, tak sedikit Bupati Edi harus menggunakan Motor Trail.

"jika dikatakan hobby iya itu bagian dari hobbby saya menjumpai masayarakat sejak dulu sebelum saya menjabat sebagai pengambi keputusan di Kukar, Saya senang bercengkramah dengan masyarakat, dari situ saya bisa secara langsung mendengar keluhan dari mereka(Masyarakat,Red)," tutupnya. (*)