Skip to content

Menuju Top 45 Inovasi Pelayanan Publik 2020, Edi Damansyah Paparkan Keunggulan Klik Me Secara Virtual

Edi Damansyah: Klik Me Bukan Hanya Menjadi Solusi Pemenuhan Dasar Listrik Bagi Masyarakat, Akan Tetapi Juga Menjadi Solusi

Dipublikasikan: 16 Jul 2020, 00:07
ADVERTORIAL
Menuju Top 45 Inovasi Pelayanan Publik 2020, Edi Damansyah Paparkan Keunggulan Klik Me Secara Virtual
Bupati Kukar, Edi Damansyah (2 Kiri) bersama dengan Kepala Desa Muara Enggelam, Juhar (tengah) dan Direktur Bumdes Bersinar Desaku, Ramsyah (kanan), usai melaksanakn presentasi sekaligus wawancara secara virtual melalui aplikasi zoom di hadapan Tim Panel Independen -- www.kaltimnews.co / Foto: Istimewa

banner-Kominfo-Kukar.

KALTIMNEWS.CO, Kukar – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Kalimantan Timur (Kaltim, Edi Damansyah, Rabu (15/7/2020) siang, melakukan presentasi sekaligus wawancara secara virtual melalui aplikasi zoom di hadapan Tim Panel Independen guna mendapatkan Top 45 Inovasi Pelayanan Publik tahun 2020 dan 5 Out Standing Achievement of Public Service Innovations 2020 tentang Kelola Listrik Komunal Muara Enggelam (Klik Me) Desa Muara Enggelam Kecamatan Muara Wis di Rumah Jabatan Bupati Kutai Kartanegara.

Kegiatan ini dalam rangka Penyelenggaraan Kompetensi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Dilingkungan Kementrian, Lembaga, Pemerintah Daerah BUMN dan BUMD tahun 2020

Selain itu Bupati Edi juga melakukan wawancara dengan Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) mengenai Kelola Klik Me.

Dalam kesempatannya Bupati Edi Damansyah mengatakan bahwa latar belakang pengelolaan Klik Me adalah keadan desa yang jauh tertinggal, minim Infrastruktur, tanpa akses darat menjadi kendala Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar dalam pemenuhan ketersedian listrik bagi masyarakat yang rata-rata tinggal dirumah rakit atau apung tersebut.

"Desa Muara Enggelam dan 15 desa lainnya masuk dalam zona remot area yang susah untuk mendapatkan akses listrik langsung dari Perusahaan Listrik Negara (PLN)," ungkapnya.

Menurut Edi, Keunikan pada Inovasi Klik Me adalah keterlibatan masyarakat dalam pembangunan dan pengelolaannya yang diserahkan ke Bumdes Bersinar desaku.

"Dalam hal tersebut bisa dilihat dari grafik peningkatan pendapatan Listrik komunal yang dikelola oleh Bumdes Bersinar desaku," ungkapnya.

Edi Juga menyebutkan, bahwa masyarakat bukan hanya terlibat dalam membangun dan mengelola tetapi juga menjadi pengawas.

"Bila ada yang melakukan pencurian daya maka nantinya akan diberi sangsi sedangkan bagi pelapor akan mendapatkan reward gratis listrik selama 1 bulan pemakaian," terang Edi

Edi menambahkan bahwa untuk harga pemakaian Klik Me, pastinya lebih murah dari tarif PLN. “Sekitar Rp 3 ribu dan tidak boleh melebihi harga PLN,” bebernya.

Lebih jauh Edi menyebutkan jika saat ini dari hasil keuntungan Bumdes telah berkembang usaha masyarakat seperti warung makan, produk olahan berbahan baku ikan, industri rumahan yang dikelola ibu-ibu setempat dan juga jasa wisata.

“Selain itu keuntungan Bumdes juga digunakan untuk meremajakan batrai yang digunakan pada alat listrik Komunal,” imbuhnya.

Edi mengaku sangat bangga inovasi Klik Me dapat merubah wajah desa Muara Enggelam secara signifikan. “Klik Me bukan hanya menjadi solusi pemenuhan dasar listrik bagi masyarakat, akan tetapi juga menjadi solusi pemberdayaan masyarakat, mengeliatkan ekonomi masyarakat dan desa serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui semangat kebersamaan dan kepedulian,” pungkasnya. (*)