Skip to content

Orado Kaltim Akan Gelar Kejurprov Domino Perdana 2026, 512 Pasang Siap Rebut Rp50 Juta

Dipublikasikan: 27 Mar 2026, 21:56
Orado Kaltim Akan Gelar Kejurprov Domino Perdana 2026, 512 Pasang Siap Rebut Rp50 Juta

KALTIMNEWS.CO – Sejarah baru olahraga domino di Benua Etam segera tercipta. Untuk pertama kalinya, Organisasi Olahraga Domino (Orado) Kalimantan Timur menggelar Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Domino 2026 yang dipadukan dengan open turnamen berhadiah total Rp50 juta. Ajang bergengsi ini bakal digelar pada 10–12 April 2026 di GOR Segiri Samarinda.

Atmosfer kompetisi domino di Kalimantan Timur dipastikan memanas. Kejurprov Domino 2026 menjadi tonggak penting bagi Orado Kaltim dalam mengangkat permainan domino dari sekadar hiburan menjadi olahraga strategi yang kompetitif dan profesional.

Ketua Panitia, H. Jufri Genda, mengungkapkan bahwa antusiasme peserta diprediksi tinggi, sehingga panitia membatasi jumlah peserta untuk menjaga kualitas pertandingan.

“Kuota peserta terbatas yakni hanya sebanyak 512 pasang. Untuk open turnamen, kami kenakan biaya pendaftaran sebesar Rp150 ribu,” ujarnya kepada kaltimnews.co.

Turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga panggung unjuk kemampuan bagi para pecinta domino dari berbagai daerah. Dengan total hadiah mencapai Rp50 juta, persaingan dipastikan berlangsung sengit.

Sementara itu, Ketua Orado Kaltim, H. Muhammad Awaluddin, menjelaskan bahwa Kejurprov ini merupakan puncak dari rangkaian seleksi atlet domino di seluruh kabupaten/kota di Kalimantan Timur.

Sebelumnya, Orado Kaltim telah menggelar Kejuaraan Cabang (Kejurcab) di 10 kabupaten/kota sebagai tahap awal penjaringan atlet terbaik.

“Kita memberikan kewenangan kepada masing-masing daerah untuk melaksanakan Kejurcab. Yang penting seluruh rangkaian kejuaraan itu harus sudah selesai sebelum Kejurprov digelar,” jelas Awaluddin.

Dalam Kejurcab tersebut, setiap daerah akan mengirimkan dua pasangan terbaik dari dua kategori, yakni junior (14–18 tahun) dan senior (18 tahun ke atas).

Lebih jauh, Awaluddin menegaskan bahwa Kejurprov ini bukan sekadar kompetisi daerah, melainkan gerbang menuju level nasional.

“Atlet yang tampil di Kejurprov nantinya akan diseleksi untuk mengikuti Kejuaraan Nasional Domino yang akan digelar di Bogor pada 24 hingga 26 April mendatang,” ungkapnya.

Menariknya, Orado Kaltim juga memastikan dukungan penuh bagi atlet yang lolos ke tingkat nasional.

“Seluruh biaya bagi atlet yang mewakili Kalimantan Timur di Kejurnas akan ditanggung oleh Orado,” tegasnya.

Selain kategori resmi, Kejurprov ini juga diramaikan dengan open turnamen yang terbuka untuk umum. Namun, Awaluddin menegaskan bahwa kategori ini tidak masuk dalam skema seleksi atlet menuju Kejurnas.

“Kelas open turnamen ini hanya untuk meramaikan kompetisi dan memberi kesempatan kepada peserta lain untuk ikut bertanding. Namun tidak menjadi bagian dari seleksi atlet,” pungkasnya.

Dengan konsep kompetisi yang semakin profesional, Kejurprov Domino Kaltim 2026 diharapkan menjadi titik awal kebangkitan olahraga domino di Benua Etam sekaligus melahirkan atlet-atlet berprestasi yang siap bersaing di tingkat nasional. (rif/kaltimnews.co)