KALTIMNEWS.CO – Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Olahraga Domino Indonesia (Orado) Kalimantan Timur tahun ini berlangsung meriah dengan antusiasme peserta yang tinggi. Kegiatan yang juga dirangkai dengan Open Turnamen Domino untuk umum tersebut menjadi ajang pembinaan sekaligus kompetisi bergengsi bagi para pecinta domino di daerah.
Ketua Orado Kaltim, H. Awaluddin, menyampaikan bahwa pelaksanaan Kejurprov tahun ini tidak hanya berfokus pada pertandingan semata, tetapi juga menjadi bagian penting dalam memperkuat pembinaan atlet domino di Kalimantan Timur.
“Event ini kami desain bukan hanya sebagai kompetisi, tetapi juga ruang pembinaan yang lebih luas bagi atlet domino Kaltim. Melalui Kejurprov dan open turnamen ini, kami ingin melihat lahirnya bibit-bibit unggul yang siap bersaing di level yang lebih tinggi,” ujar Awaluddin.
Ia juga menegaskan bahwa tingginya partisipasi masyarakat menunjukkan bahwa domino semakin berkembang sebagai olahraga prestasi yang diminati berbagai kalangan. Menurutnya, ke depan Orado Kaltim akan terus memperkuat sistem pembinaan dan memperbanyak turnamen terbuka di berbagai daerah.
Sementara itu, Ketua Panitia H. Jufri Genda menjelaskan bahwa kesiapan teknis menjadi fokus utama dalam pelaksanaan kegiatan tahun ini. Ia menilai jumlah peserta yang terus meningkat menjadi bukti tingginya animo masyarakat terhadap olahraga domino di Kalimantan Timur.
“Kami ingin memastikan seluruh aspek teknis berjalan maksimal tanpa celah. Kejurprov ini bukan sekadar pertandingan, tetapi menjadi ajang pembuktian kualitas atlet domino Kaltim sekaligus persiapan menuju level yang lebih tinggi. Dengan adanya open turnamen, kami juga membuka ruang partisipasi lebih luas bagi masyarakat pecinta domino,” ujar Jufri Genda.
Puncak pertandingan Open Turnamen Domino Orado Kaltim ditutup dengan kemenangan pasangan A. Nursani dan Mulyar Aco, yang berhasil menaklukkan Muhammad Robby dan Jamaluddin pada partai final yang digelar di GOR Segiri.
Pertandingan berlangsung sengit sejak awal, namun pasangan A. Nursani–Mulyar Aco tampil lebih konsisten hingga akhirnya mengunci kemenangan dan keluar sebagai juara dalam turnamen tersebut.
Gelaran ini diharapkan menjadi momentum penguatan ekosistem olahraga domino di Kalimantan Timur sekaligus membuka ruang kompetisi yang lebih luas bagi masyarakat umum. (rif/kaltimnews.co)