Skip to content

ORADO Resmi Jadi Anggota KONI, Domino Masuk Era Baru

Dipublikasikan: 21 May 2026, 20:42
ORADO Resmi Jadi Anggota KONI, Domino Masuk Era Baru

KALTIMNEWS.CO — Permainan domino yang selama ini identik dengan hiburan masyarakat kini resmi naik kelas. Pengurus Besar Olahraga Domino Nasional (PB ORADO) akhirnya diterima sebagai anggota Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat dalam forum Rakernas dan Musyawarah Olahraga Nasional Luar Biasa (Musornaslub) KONI 2026 di Pullman Jakarta Central Park, Kamis (21/5/2026).

Keputusan itu menjadi momentum penting bagi dunia olahraga nasional. Domino tak lagi sekadar permainan tradisional, tetapi mulai diposisikan sebagai cabang olahraga kompetitif yang memiliki sistem pembinaan atlet hingga peluang tampil di level internasional.

Status resmi ORADO sebagai anggota KONI Pusat diumumkan langsung oleh Wakil Ketua Umum III Bidang Organisasi KONI Pusat, Mayjen TNI (Purn) Andrie T U Soetarno. Dalam forum tersebut, ia menyatakan ORADO telah memenuhi seluruh syarat organisasi untuk bergabung dalam struktur olahraga nasional.

“Secara resmi ORADO bisa menjadi anggota KONI Pusat, setuju,” ujar Andrie disambut tepuk tangan peserta Rakernas dan Musornaslub.

Masuknya ORADO ke dalam keluarga besar KONI dinilai menjadi titik balik perkembangan olahraga domino di Indonesia. Selama beberapa tahun terakhir, ORADO dinilai menunjukkan perkembangan signifikan, baik dari sisi organisasi maupun pembinaan atlet di berbagai daerah.

KONI menilai tingginya antusiasme masyarakat terhadap domino menjadi modal besar untuk mencetak atlet-atlet potensial dari seluruh Indonesia. Dengan dukungan sistem organisasi yang lebih terstruktur, domino diyakini mampu berkembang menjadi cabang olahraga prestasi yang diperhitungkan.

Ketua Umum PB ORADO, Yooky Tjahrial, menyebut keputusan tersebut sebagai tonggak sejarah bagi perjalanan ORADO.

Menurutnya, status anggota KONI Pusat membuka ruang lebih luas bagi ORADO untuk mengembangkan kompetisi nasional, memperkuat pembinaan atlet, hingga memperluas eksistensi domino sebagai olahraga resmi di Indonesia.

Sementara itu, Ketua Pengprov ORADO Kalimantan Timur, H Awaluddin, menyambut penuh antusias keputusan KONI Pusat tersebut. Ia menilai pengakuan resmi dari KONI menjadi energi baru bagi para pegiat domino di daerah.

“Ini sejarah besar bagi olahraga domino di Indonesia. Selama ini domino sering dipandang hanya permainan biasa, padahal di dalamnya ada strategi, konsentrasi, kemampuan membaca permainan, dan sportivitas yang kuat,” ujar H Awaluddin.

Ia mengatakan, ORADO Kaltim siap mendukung penuh arah baru pembinaan olahraga domino nasional, termasuk memperkuat pembinaan atlet di tingkat daerah hingga kabupaten dan kota.

Menurutnya, Kalimantan Timur memiliki banyak talenta potensial yang selama ini belum terwadahi secara maksimal dalam sistem olahraga resmi.

“Dengan masuknya ORADO ke KONI, pembinaan atlet akan lebih terarah. Kami di daerah tentu semakin semangat menyiapkan kompetisi dan mencari bibit atlet domino yang bisa berprestasi membawa nama daerah maupun Indonesia,” katanya.

H Awaluddin optimistis domino akan berkembang pesat setelah mendapat legitimasi resmi dari KONI. Ia bahkan meyakini domino memiliki peluang menjadi olahraga populer yang mampu menarik generasi muda.

“Sekarang domino punya panggung baru. Tinggal bagaimana organisasi bergerak serius membangun sistem kompetisi, pelatihan, dan pembinaan atlet secara profesional,” tegasnya. (rif/kaltimnews.co)