KALTIMNEWS.CO — Persoalan anak putus sekolah menjadi perhatian dalam agenda reses DPRD Samarinda di Samarinda Seberang. Warga meminta pemerintah memperkuat program Paket B dan Paket C agar anak-anak tetap memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan.
Aspirasi tersebut muncul dalam reses Anggota DPRD Samarinda, Andi Saharuddin, di kawasan Padaelo RT 05.
Warga menilai masih ada anak-anak yang terpaksa berhenti sekolah karena berbagai faktor, mulai dari ekonomi hingga kendala akses pendidikan.
Mereka berharap pemerintah memberi perhatian lebih terhadap pendidikan nonformal agar generasi muda tidak kehilangan masa depan.
Menanggapi hal itu, Andi Saharuddin mengatakan pendidikan tidak boleh terhenti hanya karena persoalan ekonomi atau keterbatasan akses.
“Anak-anak yang putus sekolah harus tetap mendapatkan akses pendidikan. Paket B dan Paket C menjadi salah satu solusi yang perlu diperkuat,” ujarnya.
Menurutnya, penguatan pendidikan alternatif penting dilakukan agar anak-anak tetap memiliki kesempatan meningkatkan kualitas hidup di masa depan.
Ia memastikan aspirasi warga terkait pendidikan akan dikawal dalam pembahasan di DPRD Samarinda. (*/adv/rif/kaltimnews.co)