Skip to content

Zonasi Sekolah Kembali Dikeluhkan Warga Samarinda Seberang, Anak Dekat Sekolah Belum Tentu Diterima

Dipublikasikan: 21 May 2026, 21:30
ADVERTORIAL
Zonasi Sekolah Kembali Dikeluhkan Warga Samarinda Seberang, Anak Dekat Sekolah Belum Tentu Diterima

KALTIMNEWS.CO — Sistem zonasi sekolah kembali menuai keluhan warga Samarinda Seberang. Dalam agenda reses DPRD Samarinda, masyarakat mengaku masih kesulitan memasukkan anak ke sekolah negeri meski tinggal di sekitar kawasan sekolah.

Keluhan itu disampaikan warga Padaelo RT 05 saat mengikuti reses Anggota DPRD Samarinda, Andi Saharuddin.

Warga menilai sistem zonasi belum sepenuhnya memberikan rasa keadilan bagi masyarakat di lingkungan sekitar sekolah negeri.

Selain persoalan zonasi, warga juga menyoroti nasib anak-anak putus sekolah yang dinilai membutuhkan perhatian serius pemerintah.

Masyarakat berharap program pendidikan nonformal seperti Paket B dan Paket C dapat diperkuat agar anak-anak tetap memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan.

Menanggapi hal itu, Andi Saharuddin mengatakan pendidikan merupakan persoalan mendasar yang menyangkut masa depan generasi muda.

“Anak-anak yang putus sekolah harus tetap mendapatkan akses pendidikan. Paket B dan Paket C menjadi salah satu solusi yang perlu diperkuat,” ujarnya.

Ia memastikan persoalan pendidikan dan zonasi sekolah akan menjadi perhatian DPRD Samarinda untuk dicarikan solusi bersama pemerintah. (*/adv/rif/kaltimnews.co)