Skip to content

Dari Aktivis Kampus hingga Birokrat Senior

Jejak Panjang Ridwan Tasa di Dunia Organisasi dan Pengabdian

Dipublikasikan: 16 May 2026, 11:32
Dari Aktivis Kampus hingga Birokrat Senior

KALTIMNEWS.CO — Di tengah dinamika pemilihan Ketua BPW Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kalimantan Timur, nama Dr. H. M. Ridwan Tasa mulai menjadi perhatian banyak kalangan. Sosoknya tidak lahir dari ruang politik yang instan, melainkan tumbuh melalui perjalanan panjang di dunia organisasi, birokrasi, sosial, dan keagamaan.

Ridwan Tasa dikenal sebagai figur yang menghabiskan sebagian besar hidupnya dalam pengabdian organisasi. Rekam jejaknya terbentuk sejak usia muda melalui aktivitas kepemudaan dan pendidikan kader, sebelum kemudian berkembang menjadi salah satu tokoh birokrasi dan organisasi yang cukup berpengaruh di Kalimantan Timur.

Di lingkungan pemerintahan, Ridwan Tasa merupakan birokrat senior Pemerintah Kota Samarinda yang telah melewati berbagai jenjang kepemimpinan. Ia pernah dipercaya memimpin sejumlah posisi strategis, mulai dari Camat Palaran, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB), hingga Kepala Dinas Sosial Kota Samarinda.

Karier birokrasinya mencapai puncak saat dipercaya menjabat Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Samarinda sebelum memasuki masa pensiun. Dalam berbagai penugasan pemerintahan, Ridwan Tasa dikenal aktif mewakili pemerintah daerah pada agenda-agenda sosial, keagamaan, dan kemasyarakatan.

Namun perjalanan Ridwan Tasa tidak hanya berhenti di birokrasi. Di luar pemerintahan, ia membangun pengaruh besar melalui aktivitas organisasi masyarakat dan paguyuban. Ia pernah memimpin Mathla’ul Anwar Kaltim, Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDI) Kaltim, serta KB PII Kaltim.

Kiprahnya di organisasi keagamaan dan sosial membuat Ridwan Tasa dikenal sebagai figur yang mampu menjembatani banyak kelompok. Pengalaman panjang tersebut membentuk citra dirinya sebagai tokoh yang lebih mengedepankan komunikasi, pendekatan kekeluargaan, dan konsolidasi dibanding konfrontasi.

Di tubuh KKSS, perjalanan Ridwan Tasa juga terbilang lengkap dan berlangsung lintas generasi kepemimpinan. Ia pernah menjadi Wakil Sekretaris BPW KKSS Kaltim pada masa kepemimpinan H. Andas P. Tanri, Wakil Ketua di era Luther Kombong, hingga dua kali dipercaya sebagai Ketua Harian saat KKSS dipimpin H. Alimuddin Latif.

Tidak hanya di tingkat provinsi, Ridwan Tasa juga pernah menjabat Sekretaris KKSS Kota Samarinda dan kemudian dipercaya menjadi Ketua Umum KKSS Kota Samarinda. Posisi-posisi tersebut memperlihatkan keterlibatannya yang panjang dalam membangun jaringan sosial warga Sulawesi Selatan di Kalimantan Timur.

Di kalangan internal organisasi, Ridwan Tasa dikenal sebagai figur senior yang memahami kultur KKSS dari tingkat bawah hingga struktur pengurus inti. Pengalamannya dianggap menjadi salah satu modal penting dalam menjaga stabilitas organisasi di tengah perubahan sosial dan dinamika politik daerah yang terus berkembang.

Pada tahun 2023, Ridwan Tasa menerima penghargaan Tokoh Pemuda Kalimantan Timur dari DPRD Provinsi Kalimantan Timur. Penghargaan itu menjadi pengakuan atas keterlibatannya yang konsisten dalam aktivitas kepemudaan, sosial, dan organisasi sejak masa muda.

Di usia yang telah matang, Ridwan Tasa tetap aktif menghadiri berbagai agenda sosial dan kemasyarakatan. Bagi sebagian kalangan, ia dipandang sebagai representasi generasi pemimpin organisasi yang tumbuh melalui proses panjang, bukan semata muncul karena momentum politik sesaat.

Dalam dinamika KKSS Kaltim hari ini, nama Ridwan Tasa mulai dilihat bukan hanya sebagai tokoh senior, tetapi juga simbol pengalaman, stabilitas, dan konsolidasi organisasi di tengah tantangan baru masyarakat Sulawesi Selatan di Benua Etam. (rif/kaltimnews.co)