KALTIMNEWS.CO — Tahapan Musyawarah Wilayah (Muswil) IX Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kalimantan Timur mulai berjalan. Panitia Pelaksana resmi membuka penjaringan bakal calon Ketua Badan Pengurus Wilayah (BPW) KKSS Kaltim untuk periode kepengurusan berikutnya.
Ketua Panitia Pemilihan dan Verifikasi (Panlihver) Muswil IX KKSS Kaltim, Zulkifli Alkaf, mengatakan pengambilan formulir bakal calon dijadwalkan berlangsung pada 16–20 Mei 2026 di Sekretariat BPW KKSS Kaltim, Jalan Siradj Salman, Samarinda.
Sementara itu, pengembalian formulir sekaligus pendaftaran resmi bakal calon akan dilaksanakan pada 22–23 Mei 2026 di Hotel Puri Senyiur Samarinda.
“Verifikasi administrasi dan perbaikan persyaratan dilakukan pada 24 sampai 25 Mei,” ujar Zulkifli, Rabu (13/5/2026).
Menurut dia, Panlihver Muswil IX KKSS Kaltim hanya bertugas menerima pendaftaran dan melakukan pemeriksaan administrasi awal terhadap dokumen bakal calon. Adapun penentuan kelayakan kandidat menjadi kewenangan BPW KKSS Kaltim.
“Kami hanya menerima pendaftaran dan verifikasi administrasi. Penentuan memenuhi atau tidaknya persyaratan merupakan kewenangan BPW,” katanya.
Setelah seluruh tahapan verifikasi selesai, Panitia Pelaksana akan menggelar rapat pleno sebelum menyerahkan hasil verifikasi kepada BPW KKSS Kaltim. Dalam forum Muswil nanti, panitia akan menyampaikan nama-nama kandidat yang dinyatakan memenuhi syarat administrasi.
Jika terdapat lebih dari satu kandidat yang lolos, pemilihan ketua akan berlangsung sesuai mekanisme Muswil.
“Kalau lebih dari satu kandidat yang memenuhi syarat, pemilihan berjalan sesuai mekanisme Muswil,” ujar Zulkifli.
Komunikasi Antarfigur Mulai Intensif
Menjelang penutupan masa pendaftaran, dinamika internal organisasi mulai terlihat. Sejumlah figur yang disebut-sebut berpotensi maju mulai aktif melakukan komunikasi dengan pengurus daerah maupun tokoh senior KKSS di Kalimantan Timur.
Beberapa pertemuan informal juga mulai berlangsung dalam beberapa pekan terakhir. Meski belum mengarah pada deklarasi terbuka, komunikasi tersebut dinilai sebagai bagian dari proses konsolidasi menjelang Muswil.
Bagi warga KKSS, Muswil kali ini dinilai penting karena akan menentukan arah kepemimpinan organisasi dalam beberapa tahun mendatang. Selain menjadi wadah silaturahmi warga Sulawesi Selatan di perantauan, KKSS selama ini juga memiliki peran sosial yang cukup besar di Kalimantan Timur.
Karena itu, proses pemilihan ketua tidak hanya dipandang sebagai agenda pergantian kepengurusan, tetapi juga momentum menjaga soliditas organisasi di tengah berkembangnya dinamika internal.
Sejumlah tokoh KKSS berharap seluruh tahapan Muswil dapat berjalan kondusif dan tetap mengedepankan semangat kekeluargaan. Mereka menilai kompetisi dalam organisasi merupakan hal wajar sepanjang tetap berada dalam koridor etika dan mekanisme organisasi.
Di sisi lain, Panlihver menegaskan akan menjaga seluruh tahapan berjalan sesuai aturan yang telah disepakati dalam forum organisasi. (rif/kaltimnews.co)