Skip to content

Setiap Orang Baiknya Paham Tentang Resistensi Bakteri Terhadap Antibiotik

RSUD AW. Sjahranie Kampanyekan Kepedulian Antibiotik

Dipublikasikan: 22 Nov 2019, 05:51
ADVERTORIAL
Setiap Orang Baiknya Paham Tentang Resistensi Bakteri Terhadap Antibiotik
Kampanye Pekan Peduli Antibiotik Sedunia tahun 2019 dilakukan di RSUD A. Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda dalam bentuk kegiatan mengenai Resistensi Antibiotik. -- www.kaltimnews.co / Foto: Humas RS AWS

KALTIMNEWS.CO,Samarinda - Kampanye Pekan Peduli Antibiotik Sedunia tahun 2019 dilakukan di RSUD A. Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda dalam bentuk kegiatan mengenai Resistensi Antibiotik.

Pekan Peduli Antibiotik Sedunia telah diluncurkan oleh WHO sejak tahun 2015. Dalam upaya meningkatkan kesadaran di tingkat global serta mendorong menghentikan munculnya dan menyebarnya bakteri resisten terhadap antibiotic. Kiga mendorong praktik-praktik terbaik pada profesi kesehatan, masyarakat produsen makanan, petani, dokter hewan dan pembuat kebijakan.

Kementerian Kesehatan RI memperingati Pekan Peduli Antibiotik Sedunia setiap tahunnya pada tanggal 18-24 November. Tema kampanye Pekan Peduli Antibiotik Sedunia di tahun 2019 ini adalah “Masa Depan Antibiotik Bergantung Pada Kita Semua”  Terkait itu, dr. Isti Lukita, Sp.B, Ketua Komite PPRA RSUD AWS mengatakan kegiatan ini jadi bagian program pengendalian resistensi antimikroba pada program nasional yang wajib dilaksanakan di RS.

"Salah satu kegiatannya yaitu pemberian edukasi pada semuanya. Baik petugas kesehatan rumah sakit, juga pada masyarakat yang berkunjung di rumah sakit,” katanya.

Ditambahkannya, edukasi bertujuan agar setiap orang mengetahui tentang resistensi bakteri terhadap antibiotik, sehingga dapat melindungi dirinya, keluarga, teman, dan lingkungan dari ancaman resistensi antibiotik.

Kegiatan diselenggarakan di Poliklinik Rawat Jalan Blok A1, dan difasilitasi Pelayanan Informasi Obat, Instalasi Farmasi, Unit Promosi Kesehatan dan Unit Humas serta satuan kerja terkait.

Terpisah Plt. Direktur RSUD A. Wahab Sjahranie Samarinda dr. David Hariadi M. Sp.OT menyatakan sangat mengapresiasi kegiatan ini. Ia berharap dapat menumbuhkan kesadaran semua orang untuk dapat berperan dalam mencegah resistensi serta dengan bijak menggunakan antibiotik dan penerapan bagaimana cara meminimalkan terjadinya infeksi.

"Karena jika tidak dilakukan sekarang, bisa jadi di masa depan tidak ada pengobatan yang efektif lagi untuk pengobatan yang disebabkan infeksi bakteri. Karena itu, mari bijak menggunakan antibiotik," tuturnya. (*)