KALTIMNEWS.CO, Siapa yang tak kenal dengan sosok Hadi Mulyadi, sejak menjabat sebagai Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), pria kelahiran 9 Mei 1968 silam ini merupakan sosok yang humanis bagi warga Bumi Etam.
Meskipun menjabat sebagai Politisi, ayah dari lima orang anak ini kerap tampil menabuh dram disejumlah tempat.
Berbicara masalah bermain drum Hadi sapaan akrabnya ternyata memainkannya atas dasar autodidak lias swasiswa, hal tersebut diungkapkan Anggota DPR-RI periode 2014–2019 kepada Kaltimnews.co, Sabtu (19/11/2022).
“Bermain drum ini sebenarnya memiliki cerita unik tersendiri,” ujar Hadi memulai ceritanya.
Saat 2018 silam, sebelum dirinya dilantik sebagai Wakil Gubernur Kaltim terdapat jeda waktu yang cukup panjang.
“Begitu saya dan Pak Isran di nyatakan sebagai pemang Pemilukada (Gubernur dan Wakil Gubernur) otomatis saya sudah bukan menjabat sebagai Anggota DPR-RI lagi, maka waktu selama lima bulan tersebut saya isi dengan bermain drum,” kata Hadi.
Ketertarikan Hadi dalam bermain drum termula dari hobby yang memang suka dengan seni.
“Sebut aja saya selama kurun waktu lima bulan itu nganggur, akhirnya ketemu dengan drum di café teman, disitu saya mulai bermain dan belajar manabuh drum,” ucapnya.
Pria yang mengidolakan Philip David Charles Collins (Phil Collins) ini mengaku, meskipun awalnya agak kacau dalam menabuh drum namun dirinya tidak malu.
“Namanya aja belajar, salah pasti sudah biasa,” imbuhnya.
Berbekal dari sejumlah kesalahan, Hadi kemudian rajin menonton You Tube.
“Sekarang ini kan era digital kita tidak perlu harus lest privat dalam mengembangkan bakat dan minat kita, ada You Tube bisa kita tonton semua bisa kita jadikan bahan pelajaran,” sebutnya.
“Inti bermain drum ini asalkan masuk dalam bit nya aja dulu itu modal yang terpenting,” lanjut dia.
Berbicara soal seni, suami dari Hj. Erni Makmur ini mengatakan, jika ketertarikannya dalam dunia seni sejak dirinya mengeyam bangku Sekolah Dasar (SD).
“Sejak SD saya sudah cinta seni, saat usia kelas 3 dan 4 SD saya sudah hafal semua lagu Ebit G Ade, namun kalau drumnya memang suka drum dari dulu,” imbuhnya.
Selain menjabat sebagai Wakil Gubernur Kaltim Hadi hadi juga terbilang tersohor di dalam dunia pendidikan sosoknya sebagai seorang dosen di berbagai perguruan tinggi telah dibuktikannya.
Menjadi tenaga pengajar sudah digeluti oleh seorang Hadi Mulyadi sejak usia muda di berbagai tempat sebut saja misalnya, Pengajar Bimbingan Belajar (Bimbel) Al-Kalam Ujung Pandang, Pengajar Bimbel Jakarta, Intensive Learning Course (JILC) Ujung Pandang, Pengajar Bimbel Eureka Ujung Pandang, Pengajar Bimbel Bina Muslim Cendekia (BMC) Ujung Pandang, Pengajar Pondok Pesantren Darul Aman Ujung Pandang, Pengajar SMU Muhammadiyah Samarinda, Asisten Kalkulus TPB Unhas Ujung Pandang, Kepala Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Cordova Samarinda, Dosen Fakultas Teknologi Industri Universitas Muslim Indonesia Ujung Pandang.
Selain itu dirinya juga merupakan Dosen Fakultas Pertanian Universitas ’45 Ujung Pandang, Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda, Dosen Sekolah Tinggi Manajemen Ilmu Komputer (STIMIK) Widya Cipta Dharma Samarinda, Dosen Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Samarinda, Dosen S-1 PIN (Pemerintahan Integratif) Fisipol Unmul Samarinda, Dosen Politeknik Negeri Samarinda, Trainer Lembaga Manajemen Trusco Samarinda, menjadi salah satu hal yang dapat diperlihatkan oleh Wakil Gubernur Kaltim ini.
Kembali ke bidang seni, Hadi juga cukup akrab dalam dunia puisi, sejumlah puisi telah di buat oleh pria Magister Sains Ilmu Ekonomi Pasca Sarjana Universitas Hasanuddin, Makassar (2004) silam ini. Bahkan antologinya telah dibukukan.
Dirinya bahkan di daulat sebagai Juri babak final Lomba Baca Puisi Repertoar Kebudayaan, yang digelar di di Ruang Ruhui Rahayu, Kantor Gubernur Kaltim, Samarinda, Jumat (21/10/2022) kamarin. (*/Dinas Kominfo Kaltim)