Skip to content

Wabup Gamalis Dorong Stimulus Nasional Menyentuh Ekonomi Kampung Berau

Dipublikasikan: 06 Oct 2025, 12:00
ADVERTORIAL
Wabup Gamalis Dorong Stimulus Nasional Menyentuh Ekonomi Kampung Berau

KALTIMNEWS.CO, Pemerintah Kabupaten Berau menyambut baik langkah pemerintah pusat yang mengucurkan stimulus ekonomi senilai US$2 miliar menjelang libur Natal sebagai upaya memperkuat daya beli dan pemulihan ekonomi nasional.

Namun, Wakil Bupati Berau, H. Gamalis, menekankan pentingnya agar program tersebut benar-benar memberi dampak nyata hingga ke tingkat kampung dan pedesaan.

“Kebijakan stimulus nasional tentu sangat positif, tapi jangan hanya dirasakan oleh kota besar. Kita ingin manfaatnya juga dirasakan oleh masyarakat kampung, petani, dan pelaku usaha kecil,” ujar Gamalis.

Menurutnya, Kabupaten Berau memiliki potensi besar untuk mengoptimalkan stimulus tersebut guna memperkuat ekonomi lokal, terutama sektor pertanian, perkebunan, dan UMKM desa. Ia menilai, pengalokasian dana ke wilayah perdesaan akan mempercepat pemerataan pembangunan ekonomi yang selama ini menjadi fokus Pemkab Berau.

“Kita ingin dana itu digunakan untuk kebutuhan riil masyarakat kampung mulai dari sarana pertanian, irigasi, hingga modal usaha produktif,” jelasnya.

Gamalis menambahkan, penguatan sektor pertanian dan perbaikan infrastruktur jalan kampung menjadi dua hal krusial agar hasil produksi masyarakat bisa lebih cepat tersalurkan ke pasar.

“Kalau akses jalan dan jembatan di kampung bagus, distribusi hasil panen lebih efisien. Petani tidak lagi menunggu lama atau menanggung ongkos tinggi,” tuturnya.

Lebih jauh, ia menyoroti pentingnya memanfaatkan stimulus nasional untuk menstabilkan harga pangan lokal di tengah fluktuasi harga akibat gangguan distribusi dan perubahan cuaca. Dengan memperkuat produksi di tingkat kampung, Berau dapat mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah.

“Kunci kestabilan harga pangan itu ada di kampung. Kalau produksi meningkat dan distribusi lancar, harga di pasar otomatis lebih terkendali,” tegasnya.

Selain dukungan fisik dan infrastruktur, Gamalis juga menilai pentingnya pemberdayaan masyarakat kampung melalui pelatihan dan pendampingan. Ia mendorong agar petani dan pelaku UMKM mendapatkan akses pelatihan pengolahan hasil, pengemasan, serta pemasaran digital.

“Kita ingin masyarakat kampung naik kelas. Bukan hanya bisa menanam, tapi juga mampu mengolah dan memasarkan produknya secara kompetitif,” tambahnya.

Wabup Gamalis juga menekankan pentingnya membangun pasar kampung dan jaringan pemasaran digital agar produk lokal Berau dapat dikenal lebih luas. Ia menyebut, sinergi antara kebijakan nasional dan inisiatif daerah menjadi kunci dalam memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat.

“Kalau kebijakan pusat bersinergi dengan langkah daerah, dampaknya akan luar biasa. Kita bukan hanya memulihkan ekonomi, tapi juga membangun kemandirian kampung secara berkelanjutan,” pungkasnya. (*)