
KALTIMNEWS.CO, Wakil Bupati Berau, Gamalis, mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) agar lebih serius dalam merealisasikan program pembangunan. Ia menilai anggaran yang hanya tersimpan di atas kertas tidak akan memberi dampak nyata bagi masyarakat.
Hal ini disampaikannya saat menyoroti rendahnya serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) murni tahun berjalan, yang hingga kini baru mencapai sekitar 40 persen.
“Realisasi APBD masih terbilang rendah. Berdasarkan laporan terakhir yang saya terima, serapannya baru sekitar 40 persen. Ini harus segera menjadi perhatian semua organisasi perangkat daerah,” tegasnya.
Menurut Gamalis, setiap anggaran telah disusun melalui perencanaan yang matang sehingga wajib dijalankan sesuai program kerja. Ia menekankan agar OPD segera mengeksekusi anggaran murni, terlebih saat ini sudah memasuki tahapan perubahan.
“Program pembangunan hanya bisa dirasakan manfaatnya jika benar-benar dijalankan. Jangan sampai kita lengah,” ucapnya.
Ia juga meminta ASN tidak hanya fokus pada teknis pelaksanaan, tetapi juga memperhatikan manajemen keuangan yang disiplin, terencana, dan terukur.
“Segera realisasikan APBD demi kesejahteraan masyarakat. Dari sisi manajerial pun harus terencana dan terprogram,” katanya.
Lebih jauh, Gamalis menegaskan bahwa realisasi APBD bukan sekadar target administrasi, melainkan bentuk tanggung jawab kepada rakyat.
“Setiap rupiah anggaran adalah amanah masyarakat. Karena itu, wajib digunakan tepat sasaran agar program pembangunan berjalan sesuai rencana,” tutupnya.(*)