KALTIMNEWS.CO, Samarinda – Penerapan Teknologi Informasi saat ini telah menyebar di semua bidang, tidak terkecuali di perpustakaan yang merupakan salah satu institusi pengelola informasi. Kebutuhan akan teknologi informasi sangat berhubungan dengan peran dari perpustakaan sebagai kekuatan dalam pelestarian dan penyebaran informasi ilmu pengetahuan dan kebudayaan yang berkembang seiring dengan menulis, mencetak, mendidik dan kebutuhan masyarakat akan informasi.
Pustakawan dan Tenaga Pengelola Perpustakaan harus memiliki kompetensi untuk dapat melayani keperluan pengguna, seperti permintaan akan akses yang lebih cepat terhadap informasi yang diperlukan baik informasi dari dalam maupun dari luar perpustakaan. Dalam rangka meningkatkan Sumber Daya Manusia pengelola perpustakaan agar mahir dalam menggunakan teknologi informasi, maka Perpustakaan Nasional RI bersama dengan Dinas
Kegiatan Bimbingan Teknis Pengelolaan Perpustakaan Se-Kalimantan Timur Tahun 2020 yang dibiayai oleh APBN Perpustakaan Nasional RI, dilaksanakan melalui Webinar Zoom Meeting selama 2 (dua) hari sejak Rabu 11 November dan berakhir Kamis 12 November 2020. Kegiatan Bimtek yang difasilitasi oleh Perpusnas RI tersebut di buka secara resmi oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Kalimantan Timur yang dalam hal ini di wakili oleh Dra. Hj. E. Mustika Wati, MM selaku Kabid Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa, kegiatan Bimtek ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia pengelolaa perpustakaan.
“Berdasarkan fakta tentang peran utama Perpustakaan sebagai pusat kegiatan pengembangan minat baca dan kebiasaan membaca mempunyai tanggung jawab yang besar terhadap peningkatan dan pengembangan minat dan kegemaran membaca,” katanya
Lebih lanjut dirinya menyampaikan, pada era informasi abad ini teknologi informasi dan komunikasi telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan global. Oleh karena itu, setiap perpustakaan berlomba untuk mengintegrasikan Teknologi Informasi guna membangun dan memberdayakan sumber daya manusia berbasis pengetahuan agar dapat berdaya saing dan memiliki kompetensi yang lebih baik demi terwujudnya sebuah perpustakaan berbasis komputerisasi, dari sisi automasi perpustakaan yang menuju pada perpustakaan digital. (adv)