KALTIMNEWS.CO, Samarinda – Sekira 150 orang anggota Polresta Samarinda menghadiri pembinaan rohani dan mental (binrohtal) umat islam dimasjid Nurul Iman, Polresta Samarinda Acara yang dibingkai dengan ceramah agama yang disampaikan oleh wakil ketua MUI Kaltim & Ketua Muhamadiyah Kaltim, ustad KH. Siswanto Sunandar mengangkat tema Muhasabah/ interopeksi, Selasa (10/3/2020) pagi tadi, di hadiri oleh Kapolresta Samarinda, Kombespol Arif Budiman.
Selain Kapolresta Arif Budiman sejumlah pejabat utama hadir dalam acara ini. KH. Siswanto Sunandar dalam ceramahnya menyampailan bahwa sebagai umat muslim haruslah mihasabah atau interipeksi diri dana menimbang amal kebaikan dan kesalahan slama hidup. “Apakah lebih banyak dosa atau amal sholeh, kalau banyak dosa yang kita lakukan hendaknya segera bertaubat,” kata Siswanto dalam ceramahnya.
Menurut Siswanto, Ada 3 syarat dalam tobat dalam agama Islam, ketiganya adalah berhenti dari perbuatan dosa, menyesal dan tidak mengulanginya lagi.
“Diawal 2020 ini marilah kita perbanyak amal sholeh bertaqwa kepada Allah SWT, untuk memperoleh ridhonya. Karena kalau kita jauh dari Allah maka DIA juga akan jauh dari kita, dan begitupula sebaliknya,” sebutnya.
Sementara Itu Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Arif Budiman mengatakan, jika kegiatan yang dihelat pihaknya itu merupakan agenda rutin yang dilakukan. Hal ini kata dia terbilang penting untuk para personil Polresta Samarinda agar tetap menjadi Polisi yang jujur dan bertaqwa kepada sang pencipta.
“Ini merupakan agenda rutin yang kami lakukan dilingkup polres, dengan tujuan menciptakan personil yang handal dan jujur serta memiliki keimanan yang kuat kepada Allah SWT,” sebut Arif Budiman. (*)