Skip to content

Drama Dua Putaran di Muswil KKSS Kaltim, Ridwan Tasa Menang Tipis 19-17

Dipublikasikan: 01 Jun 2026, 04:59
Drama Dua Putaran di Muswil KKSS Kaltim, Ridwan Tasa Menang Tipis 19-17

KALTIMNEWS.CO — Musyawarah Wilayah (Muswil) IX Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kalimantan Timur berlangsung panas hingga larut. Pemilihan Ketua BPW KKSS Kaltim periode tersebut harus melewati dua kali voting setelah kedua kandidat sama-sama mengunci perolehan suara pada putaran pertama.

Persaingan antara Ridwan Tasa dan H. Muhammad Nasir sejak awal berlangsung ketat. Bahkan sebelum pemungutan suara dimulai, forum terlebih dahulu diwarnai perdebatan mengenai mekanisme pemilihan, apakah dilakukan secara terbuka atau tertutup.

Forum kemudian memutuskan melakukan voting untuk menentukan sistem pemilihan. Namun hasilnya justru menghadirkan kebuntuan. Sebanyak 18 pemilik suara memilih sistem terbuka, sementara 18 lainnya menginginkan sistem tertutup.

Situasi deadlock tersebut membuat pimpinan sidang menyerahkan keputusan kepada BPW KKSS Kaltim. Untuk mengakhiri kebuntuan, dilakukan pencabutan undian yang dipimpin langsung Ketua BPW KKSS Kaltim, Alimuddin Latif.

Hasil undian menetapkan mekanisme pemilihan dilakukan secara tertutup.

Setelah keputusan itu disepakati, pemungutan suara dilanjutkan dengan melibatkan unsur pilar, BPD, badan otonom, dan pengurus BPW yang memiliki hak suara. Total terdapat 36 suara yang diperebutkan kedua kandidat.

Namun hasil putaran pertama kembali menghasilkan kejutan. Ridwan Tasa dan H. Nasir sama-sama memperoleh 18 suara. Skor imbang itu membuat Muswil belum mampu menentukan pemenang.

Pimpinan sidang kemudian menskors forum selama 10 menit untuk memberi ruang komunikasi dan konsolidasi di antara peserta Muswil.

Ketegangan baru benar-benar berakhir saat voting putaran kedua digelar. Dari 36 suara yang diperebutkan, Ridwan Tasa berhasil mengungguli rivalnya dengan selisih dua suara.

Ridwan mengamankan 19 suara, sementara H. Nasir memperoleh 17 suara.

Kemenangan tipis tersebut sekaligus mengantarkan Ridwan Tasa sebagai nahkoda baru KKSS Kalimantan Timur periode 2026 - 2031. Hasil itu menutup rangkaian kontestasi yang berlangsung sengit, penuh dinamika, dan menunjukkan kuatnya kompetisi di tubuh organisasi paguyuban terbesar warga Sulawesi Selatan di Benua Etam.

Muswil IX KKSS Kaltim tahun ini menjadi salah satu pemilihan paling ketat dalam sejarah organisasi tersebut. Dua kali hasil imbang, perdebatan soal mekanisme pemungutan suara, hingga kemenangan yang ditentukan hanya oleh selisih dua suara menjadi gambaran betapa terbelahnya dukungan peserta forum sebelum akhirnya Ridwan Tasa keluar sebagai pemenang. (rif/kaltimnews.co)