KALTIMNEWS.CO – Berbagai rencana pembangunan Kota Samarinda untuk tahun 2027 masih berada dalam tahap tanda tanya. Hingga pertengahan 2026, DPRD Kota Samarinda mengaku belum menerima dokumen resmi rancangan APBD yang menjadi dasar pembahasan program dan kegiatan pemerintah daerah pada tahun mendatang.
Kondisi tersebut membuat arah pembangunan kota, termasuk sejumlah proyek strategis yang selama ini menjadi perhatian masyarakat, belum dapat dipastikan. DPRD belum memiliki gambaran mengenai besaran anggaran yang akan tersedia maupun sektor-sektor yang akan menjadi prioritas pemerintah kota.
Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah, mengatakan pihaknya masih menunggu pemerintah kota menyelesaikan penyusunan dokumen anggaran sebelum proses pembahasan dapat dimulai.
Menurut Helmi, mekanisme penyusunan APBD harus berjalan sesuai prosedur. Pemerintah daerah terlebih dahulu menyusun rancangan kebijakan umum anggaran sebelum disampaikan kepada DPRD untuk dibahas bersama.
Belum masuknya dokumen APBD 2027 juga membuat berbagai spekulasi berkembang di tengah masyarakat. Salah satunya terkait kemungkinan adanya penyesuaian anggaran lanjutan setelah pemerintah pusat menerapkan kebijakan efisiensi pada sejumlah sektor selama 2026.
Ketidakpastian tersebut menjadi perhatian karena APBD merupakan instrumen utama dalam menentukan arah pembangunan daerah. Melalui APBD, pemerintah mengalokasikan anggaran untuk pembangunan jalan, drainase, pendidikan, kesehatan, penanganan banjir, hingga berbagai program sosial yang dibutuhkan masyarakat.
Para pelaku usaha juga menaruh perhatian terhadap penyusunan APBD tahun depan. Sebab, banyak proyek pembangunan daerah yang berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.
Meski demikian, DPRD memastikan pembahasan akan dilakukan segera setelah dokumen resmi diterima. Legislator juga menegaskan bahwa seluruh proses akan dilakukan secara terbuka dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat dan kemampuan keuangan daerah.
Helmi menambahkan bahwa pemerintah pusat juga menjadi faktor penting dalam menentukan arah APBD daerah. Karena itu, pemerintah daerah dan DPRD masih menunggu kejelasan kebijakan fiskal nasional yang akan menjadi acuan penyusunan anggaran tahun depan.
Bagi masyarakat Samarinda, pembahasan APBD 2027 menjadi momentum penting karena akan menentukan berbagai program pembangunan yang akan dirasakan langsung dalam beberapa tahun mendatang. (*/adv/rif/kaltimnews.co)