KALTIMNEWS.CO – Rencana pembangunan PLTSa di Samarinda tidak hanya dipandang sebagai solusi pengelolaan sampah, tetapi juga sebagai peluang menciptakan sumber energi alternatif bagi daerah.
Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Novan Syahronny Pasie, menilai proyek tersebut memiliki manfaat jangka panjang apabila dikelola dengan teknologi yang tepat dan manajemen profesional.
Menurutnya, sampah yang selama ini menjadi persoalan lingkungan dapat diubah menjadi energi yang memiliki nilai ekonomi sekaligus membantu mengurangi ketergantungan terhadap sumber energi konvensional.
“Sampah bisa menjadi sumber energi yang bermanfaat dan bernilai ekonomi,” kata Novan.
Ia menjelaskan pemerintah pusat saat ini memberikan perhatian besar terhadap pengembangan proyek energi berbasis pengelolaan sampah di berbagai daerah.
Selain menghasilkan listrik, proyek semacam ini juga dinilai mampu menarik investasi baru dan membuka peluang pengembangan industri energi berkelanjutan di daerah.
Bagi Samarinda, keberadaan PLTSa berpotensi menjadi salah satu langkah menuju pengelolaan kota yang lebih modern, efisien, dan ramah lingkungan. (adv/rif/kaltimnews.co)