Skip to content

1500 Peserta Kabupaten/Kota Ikuti SAIK Nasional 2019 Di Pangkal Pinang

Peran Media Tradisional Dalam Menjaga Warisan Budaya

Dipublikasikan: 29 Oct 2019, 04:58
ADVERTORIAL
1500 Peserta Kabupaten/Kota Ikuti SAIK Nasional 2019 Di Pangkal Pinang
Sajian Malam Festival Pertunjukan Rakyat Tingkat Nasional 2019 yang merupakan bagian dari kegiatan Sinergi Aksi Informasi dan Komunikasi Publik (SAIK 2019) di Alun-alun Taman Merdeka (ATM) Pemerintah Kota Pangkal Pinang, Rabu Malam (23/10/2019) lalu.-- www.kaltimnews.co / Foto: Kominfo Samarinda

 banner-pemkot-SAMARINDA-OK.

KALTIMNEWS.CO, Samarinda – Ribuan masyarakat tumpah ruah bersama lebih dari 1500 peserta dari Kabupaten/Kota se-Indonesia dan tampak larut dalam sajian Malam Festival Pertunjukan Rakyat Tingkat Nasional 2019 yang merupakan bagian dari kegiatan Sinergi Aksi Informasi dan Komunikasi Publik (SAIK 2019) di Alun-alun Taman Merdeka (ATM) Pemerintah Kota Pangkal Pinang, Rabu Malam (23/10/2019) lalu.

Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Drs. Abdul Fattah, M.Si ketika menyampaikan sambutannya semalam menekankan arti pentingnya komunikasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Karena diyakini, setiap ihwal baik berawal dari komunikasi yang baik.

Sementara Dirjen Komunikasi IKP Kominfo Prof. Dr. Widodo Mukti mengajak hadirin untuk sentiasa menjaga apa yang selama ini menjadi warisan budaya negara kita.

"Meskipun saat ini kita sudah mengadopsi teknologi informasi dan maju dalam hal komunikasi, namun jangan pernah meniscayakan keberadaan adat-istiadat, budaya dan seni tradisional. Jika masyarakat bisa mempertahankan nilai luhur budaya lokal dan tradisional, maka apa yang terjaga selama ini akan lestari", ujarnya saat melayangkan sambutan.

"Malam ini, malam kontestasi para seniman untuk berkompetisi dan dinilai juri. Untuk itu, tema kegiatan malam ini 'Sinergi Komunikasi Membangun Indonesia' adalah sejalan dengan nilai-nilai pluralitas kebangsaan. Mari bangun bersama komunikasi. Gangguan yang kami analogikan dengan rumput kering harus dihilangkan dan diganti rumput hijau dan disemai, menghilangkan hoax agar indonesia maju di masa sekarang dan akan datang", tambahnya, lalu membuka secara resmi kegiatan dimaksud dengan tabuhan gendang khas daerah setempat.

Acara kemudian dilanjutkan penampilan provinsi yang berlaga di Malam Festival Pertunjukan Rakyat Tingkat Nasional 2019 dari berbagai daerah di Indonesia, yakni Sumatera Selatan, Jawa Timur, Jawa Barat, Papua, Kalimantan Tengah. (*/ Adv)