KALTIMNEWS.CO, Kasus Kekerasan terhadap perempuan dan anak telah banyak terjadi di Kota Samarinda, hal ini dikarenakan banyaknya masyarakat kota tepian yang hingga kini masih belum diberikan edukasi terkait tindak kekerasan yang kerap di alami oleh para kaum hawa tersebut.
Demikian yang diutarakan Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda Ahmat Sopian Noor kepada media ini, Rabu (4/1/2023) yang ditemui media ini diruangannya.
“Edukasi tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak sangat penting. Alasannya, supaya masyarakat bisa mengetahui dan memahami kekerasan tersebut. Edukasi bisa dilakukan dengan sosialisasi secara langsung maupun lewat media sosial,” ucap dia.
Dengan pemberian edukasi tersebut kata dia, secara otomatis dapat membuka wawasan bagi keluarga serta peran orang tua mendidik anak-anaknya.
“Peran pemerintah memberikan edukasi kepada masyarakat harus lebih ditingkatkan lagi, agar dapat meminimalisir kasus kekerasan perempuan dan anak,” ucap dia. (*)