Skip to content

Bangun Komunikasi Dengan Pusat, Edi Damansyah Ingin Bendungan Raksasa Di Marangkayu Segera Rampung

Dapat Mengaliri 300 Hektare Irigasi dan Infrastruktir Pertanian Lainnya

Dipublikasikan: 20 Jun 2020, 14:41
Bangun Komunikasi Dengan Pusat, Edi Damansyah Ingin Bendungan Raksasa Di Marangkayu Segera Rampung
Buapti Kukar Edi Damansyah saat meninjau lokasi persawahan di Desa Semangko Kecamatan Marangkayu -- www.akltimnews.co / Foto: Istimewa

KALTIMNEWS.CO, Kukar – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartangera terus melakukan pembangunan di berbagai sector salah satunya yakni di sector pertanian.Hal ini terlihat dari rencana Pemkab Kukar dalam hal pembangunan bendungan raksasa dan irigasi di wilayah Kecamatan Marangkayu. Kedepannya bendungan ini nantinya diharapkan dapat mengaliri 300 Hektare irigasi dan infrastruktir pertanian lainnya.

ilustrasi-bendungan-marangkayu-kaltimnews.

Desain by Arief Kaseng --www kaltimnews.co

 

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar yang dihubungi media ini membenarkan perihal tersebut.  Menurutnya lokasi tersebut dipilih untuk dibangun Bendungan raksasa lantaran system pertanian masih menggunakan system tadah hujan.

“Selama ini pertanian di wilayah tersebut masih banyak yang tergantung dengan intensitas hujan, meski kondisi tanah terbilang baik namun infrastruktur belum menujang,” ujar Sutikno, Sabtu (20/6/2020) siang.

Dengan hadirnya bandungan baru itu nantinya kata dia para petani dapat mengolah sawah pertanian mereka dengan system modern alias full mekanisasi. “Dengan konsep ini nantinya diharapkan sector pertaniain di wilayah tersebut dapat meningkat, yang selama ini diketahui system panennya hanya satu atau dua kali dalam setahun,” jelasnya.

“Jika bendungan itu sudah berjalan maka petani bisa melakukan masa panen selama tiga kali dalam setahun,” tambahnya.   

Lebih jauh Sutikno menjelaskan jika hingga sekarang ini sedikitnya terdapat 39-42 ribu hektare luasan sawah yang ditanami selama setahun.

“Dalam semusim rata-rata mencapai 22 ribu hektare sawah, sementara jika di musim kemarau hanya 18 ribu hektare sawah, itu belum termasuk 4 ribu hektare sawah padi ladang,” jelasnya.       

Bupati Kukar Edi Damansyah telah meninjau langsung lokasi pembangunan yang berada di Desa Semangko Kecamatan Marangkayu tersebut. Dalam kunjungannya beberapa waktu yang lalu orang nomor satu di Kukar ini mengatakan jika pihaknya sangat intensif dalam upaya peningkatan hasil pertanian di Kukar.

“Bendungan ini sudah namun belum selesai dari sisi infrastruktur oleh kerena itu Pemkab Kukar akan segera membangun komunikasi dengan Provinsi maupun pusat agar program pembangunan ini segera bisa rampung dalam waktu dekat,” ujar Edi Damansyah.(*)