Skip to content

Bupati Kukar Edi Damansyah Resmikan Penggunaan Listrik Perdana di Dusun Masaping, Desa Loa Duri Ulu

Selain Listrik Warga Berharap Dapat Menikmati Air Bersih dan Jalan Mulus

Dipublikasikan: 22 Jun 2020, 11:15
Bupati Kukar Edi Damansyah Resmikan Penggunaan Listrik Perdana di Dusun Masaping, Desa Loa Duri Ulu
Bupati Kukar Saat meresmikan penggunaan listrik perdana di salah satu rumah warga Dusun Musaping, Desa Loa Duri Ulu, Kecamatan Loa Janan, Kukar-- www.kaltimnews.co /Foto: Istimewa

KALTIMNEWS.CO, Samarinda – Wajah Kepala Desa Loa Duri Ulu, Muhammad Arsad Nampak sumringah saat menyambut Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah saat tiba di desa yang ia pimpin Sabtu (20/6/2020) siang. Kedatangan Bupati Kukar ke wilayah ini terkait persesmian penggunaaan listrik PLN oleh warga setempat.

Dari data yang didapatkan media ini, sudah 20 tahun lamanya warga Dusun Masaping, Desa Loa Duri Ulu, Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur (Kaltim) menunggu kehadiran aliran listrik tersebut.

Menurut Arsad sejak 2000 silam, pihaknya telah memperjuangkan agar dusun tersebut dapat teraliri listrik ke PLN sejak 2000. Namun, baru mendapatkan respon pada 2017, ketika itu Edi Damansyah masih menjabat sebagai Pj Bupati berkunjung ke Dusun Masaping dengan menggunakan motor trail.

"Setelah itu kami ajukan proposal pemasangan jaringan listrik ke PLN pada 20 Desember 2017, dan prosesnya berlanjut terus hingga listrik dialiri," ucapnya kepada media ini Minggu (21/6/2020) petang.

Dirinya menuturkan jika pasca pengajuan proposal tersebut pihak PLN baru melakukan pengecekan ke dusun tersebut pada 14 Maret 2019 lalu.

“Lalu, pada 24 April 2019 dilakukan pemasangan tiang pertama. Dilanjutkan dengan pemasangan tiang lainnya, diantararanya tiang 13 meter sebanyak 80 tiang, dan tiang 9 meter sebanyak 27 tiang. Dan selesai pemasangan tiang dan instalasi listrik pada 17 Januari 2020. Pemasangan listrik ini menggunakan dana APLN (Anggaran PLN) dan PMN (Penyertaan Modal Negara),” jelasnya.

Diketahui Dusun Masaping terdiri dari dua RT, yakni RT 12 dan RT 13. Dari dua RT ini sekira 100 KK (Kepala Keluarga) yang mendiami dusun tersebut, dari dua RT tersebut sedikitnya 48 pemohan yang ingin rumahnya dialiri listrik, dan seluruh rumah pemohon telah terpasang listrik.

"Sudah tidak ada, semua sudah teraliri listrik," bebernya.

Selain kehadiran PLN Pihaknya berharap, warga dusun yang terletak di antara perbatasan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), di wilayah IKN (ibu kota negara) baru tersebut juga dapat segera menikmati jalan mulus dan sarana air bersih. Mengingat selama ini warga yang bermukim masih mengandalkan air gunung sebagai kebutuhan pokok selama ini (*)