
KALTIMNEWS.CO, Samarinda – Jumlah kasus positif Covid-19 kini meningkat menjadi 25 orang, Penambahan kasus positif terakhir sebanyak 6 orang yang sebagian besar merupakan pelaku perjalanan dari luar kota Samarinda. Demikian yang disampaikan Walikota Samarinda, H Syaharie Jaang, Saat menggelar konfrensi pers dirumah jabatan walikota Samarinda Jl S Parman Senin (4/5/2020) pagi.
Dalam keterangan persnya itu orang nomor satu di kota tepian ini menyebutkan jika hingga 3 Mei 2020 sore, total Pasien dalam Pengawasan (PDP), sebanyak 67 orang. Dan Orang Dalam Pemantauan (ODP) mencapai 1.334 kasus.
“Penambahan pasien ini positif disebabakan kota samarinda yang merupakan kota transit dari wilayah Kutai Kartanegra (Kukar), Kutai Barat (Kubar), Kutai Timur (Kutim), Bontang maupun Balikpapan, yang mana diketahui bahwa daerah tersebut yang sudah memiliki trasmisi local penyebaran Covid-19. Yang harus di waspadai penyebarannya,” Ungkap Jaang.
Lebih jauh Jaang mengingatkan agar masyarakat untuk selalu jujur dengan riwayat perjalanan yang di lakukan. “Laporkan Jika ada keluarga yang memiliki riwayat perjalanan dari negara atau daerah pandemic Covid-19, apalagi jika memiliki gejala seperti demam, batuk, pilek, dan sesak nafas dalam 14 hari sejak pulang dari perjalanan, selain itu kami mengimbau kepada para warga untuk dapat melaporkan diri, atau dapat menghubungi call center hot line 112, bila menemukan gejala yang kami sebutkan,” tegasnya. (*)