Skip to content

Dinas Kominfo Kukar Perkenalkan SIED, Bahteramsyah: Ini Wujud Implementasi Kukar Menuju Smart City  

SIED Merupakan Penyempurnaan dari SIMDA

Dipublikasikan: 16 Jul 2020, 01:16
ADVERTORIAL
Dinas Kominfo Kukar Perkenalkan SIED, Bahteramsyah: Ini Wujud Implementasi Kukar Menuju Smart City  
Kegiatan sosialisasi dan pelatihan aplikasi Sistem Informasi Elektronik Daerah (SIED) di Kantor Camat Muara Jawa, Rabu (15/7/20) siang. -- www.kaltimnews.co / Foto: Istimewa

banner-Kominfo-Kukar.

KALTIMNEWS.CO, Kukar – Sebagai leader percepatan pelaksanaan rumusan program smart city Dinas Kominfo Kutai Kartenagera (Kukar) Kalimantan Timur (Kaltim) terus melakukan berbagai upaya menuju 100 Kabupaten Kota Smart City.

Pemanfaaatan teknologi seperti halnya pengelolaan informasi yang terintegrasi dikemas kedalam pengelolaan media komunikasi terintegrasi (Mekes) merupakan wujud keterbukaan akses informasi diberbagai perubahan dari close access menjadi open access terhadap perencanaan, penganggaran serta pelaporan keuangan dan hal lain yang berkaitan agar dapat diketahui oleh masyarakat sebagai kontrol pemerintah (government control).

smart-City-kukar-kaltimnews.

Desain By www.kaltimnews.co

Berkaitan dengan hal tersebut, Dinas Kominfo Kabupaten Kukar melalui Bidang e-gov menggelar kegiatan sosialisasi dan pelatihan aplikasi Sistem Informasi Elektronik Daerah (SIED) di Kantor Camat Muara Jawa, Rabu (15/7/20) siang.

Kegiatan yang dibuka dibuka oleh Camat Muara Jawa, Safruddin menghadirkan Bendahara Dinas Kominfo Kukar Samsul Bahri, Kasi Pengembangan Aplikasi, Tantri Saptadewi dan dihadiri oleh empat perwakilan kecamatan seperti Muara Jawa, Samboja, Sanga Sanga, dan Anggana.

Dalam sambutannya Safruddin mengutarakan bahwa segala perencanaan pembangunan haruslah berorientasi kepada kebutuhan masyarakat dan bukan kepada keinginan masyarakat sehingga pembangunan yang dilaksanakan pemerintah itu tepat guna alias tepat sasaran.

“Kami berharap penggunaan aplikasi SIED ini mudah di pahami dan berjalan lancar, ada baiknya yang hadir untuk mengikuti sosialisasi dan pelatihan ini adalah orang yang memahami penggunaan komputer dan teknologi informasi. Sehingga diharapkan orang yang sudah menerima pelatihan di sini mampu mentransfer pengetahuannya kepada rekan kerjanya di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD),” kata Safruddin.

Sementara itu Samsul Bahri dalam pemaparannya mengutarakan bahwa kehadiran SIED merupakan penyempurnaan dari sistem Informasi Managemen Daerah (SIMDA) yang selama ini digunakan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Kukar.

“Di SIMDA terpisah anatara perencanaan dan penganggaran, sementara di SIED tuntutan OPD tenatang perencanaan, penganggaran dan pelaporan keuangan daerah dalam kegiatan pemerintah daerah semua terpenuhi dalam satu sistem,” ujarnya.

Senada dengan Samsul Bahri, Kasi Pengembangan Aplikasi, Tantri Saptadewi ikut menjelaskan maksud dan tujuan Aplikasi SIED tersebut.

Menurutnya kehadiran SIED lebih kepada membangun tata tertib administrasi dan menjaga konsistensi data keuangan, pengelolaan program kegiatan dia masing-masing OPD.

“Oleh kerana itu kami berharap agar para operator keuangan yang ada di masing-masing OPD agar bisa selaras dalam penginputan data baik dalam hal manajemen perencanaan, penganggaran, dan pelaporan yang difokuskan pada kebutuhan dukungan implementasi teknologi informasi,” ujar Tantri.

Terpisah Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinas Kominfo) Kukar Bahteramsyah yang dihubungi media ini mengatakan kehadiran SIED merupakan merupakan suatu upaya dalam bentuk dukungan Dinas Kominfo Kukar kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menuju program smart city.

“Dengan hadirnya SIED ini merupakan wujud akselerasi dan implementasi smart city,” ujar Bahteramansyah.

Menurut Bahteramsyah, didalam program smart city terdapat enam pilar yang menjadi ruh atau rumah besar. Kenam pilar itu adalah, Smart Govermance (Tata Kelola Pemerintah yang Pintar), Smart People (Penduduk yang Pintar). Kemudian Smart Economy (ekonomi yang pintar), Smart Environment (lingkungan yang pintar), Smart Living (kehidupan yang pintar), dan Smart Mobility (mobilitas yang pintar).

“Kami dari Dinas Kominfo Kukar akan terus berupaya meningkatkan kapasitas serta kualitas inovasi yang berbasis kearifan lokal untuk meningkatkan pelayanan prima bagi semua OPD, karena kami sadar smart city bukan hanya pada teknologi semata, akan tetapi kepada inovasi juga merupakan bagian dari smart city. Sebuah kota yang cerdas itu bukan hanya berbasis pada teknologi semata, melainkan juga pada inovasi yang dilakukan oleh daerah dan berimbas baik pada warganya, salah satunya dengan SIED ini,” tuturnya (*)