KALTIMNEWS.CO, Samarinda – Keberhasilan Balikpapan melampuai capaian Samarinda dalam menggenjot PAD hingga diangka Rp700 miliar, membuat DPRD Samarinda ‘gerah’. Punya potensi besar diberbagai bidang, Samarinda hanya bisa mengumpulkan Rp500 miliar saja.
Disinyalir beberapa sector potensial, mengalami kebocoran. Salah satunya, potensi perparkiran yang meski terus-terusan mendapat sorotan, tetap saja tak mampu dimaksimalkan oleh Pemkot Samarinda.
Ketua DPRD Samarinda, Siswadi menegaskan siap memaksimalkan Pendapat Asli Daerah (PAD) Samarinda.
Menyeriusinya, DPRD Samarinda segera membentuk Panitia Khusus (Pansus) PAD yang nantinya bertugas, menganalisa, mengevaluasi dan turut memebrikan solusi terkait pemaksimalan potensi PAD Samarinda.
"Memang betul, kami sedang pertimbangkan bentuk Pansus. Supaya PAD Samarinda bisa lebih maksimal karena potensinya sangat besar," katanya pada Kaltimnews.co.
Sektor yang disinyalir kerap terdapat kebocoran, menurutnya bakal lebih diperketat pengawasannya. Salah satunya sektor perparkiran yang persoalannya sudah terjadi lebih dari satu dekade.
“Perlu ada tindakan untuk memaksimalkan sector PAD kita. Salah satunya yang kerap disorot masyarakat, ya sector perparkiran,” katanya.
Menurutnya, ia segera menginstruksikan Anggot DPRD Samarinda untuk lebih aktif mengawasi hal-hal terkait PAD di tengah masyarakat dan tak hanya berdiam diri di ruangan dalam kantor DPRD. “Agenda ke lapangan harus sering dilakukan untuk menjalankan fungsi pengawasan Anggota DPRD," tegas Siswadi. (adv)