KALTIMNEWS.CO, Samarinda - Menggenjot pendapatan asli daerah (PAD) oleh Pemkot Samarinda, mendapat slot penting dalam paparan fraksi Golkar dalam pendapat akhir fraksi dan persetujuan DPRD kota Samarinda terhadap Raperda tentang APBD tahun anggaran 2020, pada paripuran yang digelar diruang sidang utama DPRD Samarinda, Sabtu (30/11/2019) malam.
Lewat perwakilannya, Muhammad Novan Syahronny Pasie, celah menggenjot PAD itu masih sangat terbuka. Apalagi dari kondisi yang ada, seharusnya PAD Samarinda bisa setara dengan kota besar lainnya. “Bukan bermaksud untuk membanding-bandingkan. Tetapi menurut kami celah peningkatan PAD itu masih sangat terbuka luas,” katanya.
Tentu tambahnya, menjadi poin penting bagaimana pemkot bisa menjadi pelaku utamanya dengan melibatkan masyarakat sebagai mitranya. “Tentu kami mendesak pemkot untuk bertindak lebih cerdas dalam menggenjot PAD samarinda yang masih kecil dibandingkan kota lainnya Misalnya saja Makassar yang punya PAD hampir dua kali lipat dari Samarinda,” sebutnya.
Menurutnya banyak sisi yang belum dimaksimalkan. Mulai dari potensi alam, pariwisata, perdagangan, pertanian dan perkebunan hingga celah bisnis modern berbasis digital.
“Sudah pasti semua langkah menggenjot PAD akan kami dukung sesuai tugas dan fungsi kami sebagai wakil rakyat,” ucapnya.
Terkait RAPBD, ia mengaskan pemkot harus memperhatikan item belanja langsung dan tidak langsung. Karena apapun, item belanja itu krusial dampaknya dan langsung terasa pada pada masyarakat. (adv)