KALTIMNEWS.CO, Ratusan orang yang tergabung dalam jemaat Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh menggelar Hari Tanpa Tembakau Sedunia (HTTS) 2023. Kegiatan yang melibatkan jemaat se-distrik Samarinda tersebut digelar di halaman Stadion Segiri Samarinda, Minggu (11/6/2023) pagi.
Kepada media ini, Ketua panitia HTTS, drg. Rima Simbolon mengatakan, kegiatan tersebut digelar pihaknya sebagai bentuk dan langkah taktis yang dalam memberikan kesadaran masyarakat tentang efek dan bahaya dari rokok atau tembakau.

“Hari ini Jemaat Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh se-Distrik Samarinda melakukan pawai HTTS 2023 dengan tentunya beberapa tujuan utama seperti, menjadikan Geraja Advent sebagai praktisi pola hidup sehat tanpa tembakau, mempromosikan hidup sehat tanpa rokok maupun tembakau sekaligus memeringati hari tanpa tembakau yang dihelat pada 31 Mei kemarin,” ujarnya.

Terkait hari tanpa tembakau, wanita yang sehari-harinya berperan sebagai dokter gigi ini mengatakan, jika sejatinya momentum HTTS tersebut merupakan daya lecut untuk memperjuangkan kesehatan masyarakat secara bersama dari sejumlah racun yang dari rokok atau tembakau tersebut.
“Semua kita ketahui bersama bahwa bahaya dari rokok ini bukan hanya ke pengguna, akan tetapi ke masyarakat disekitarnya yang ikut terancam, disisi lain aktivitas merokok yang dilakukan tentu sedikit tidaknya akan menjadi contoh yang kurang baik pada anak-anak maupun remaja,” ucapnya.

Oleh karena itu kata dia, dengan kampanye yang dilakukan pihaknya tersebut diharapkan nantinya dapat melahirkan kesadaran mental individual dalam memberikan pengaruh yang baik melelui pola hidup sehat.
“Kami berharap tentunya dengan aksi yang kami lakukan hari ini setidaknya dapat meningkatkan kesadaran warga Kota Samarinda pada khususnya, tentang bahaya laten dari tembakau ini, selain itu dengan kegiatan ini kami juga menaruh harapan yang kuat agar jemaat dapat semakin giat dalam iman menantikan kedatangan Yesus yang kedua kali,” tuturnya.

Terpisah, Masitah yang turut hadir mewakili Pemrov Kaltim dalam kesempatan tersebut mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh Jemaat Geraja Masehi Advent hari Ketujuh se-distrik Samarinda tersebut.
“Kami dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) mengapresiasi kegiatan HTTS ini, mengingat di era seperti sekarang ini, semakin banyak cara produsen rokok dalam mempromosikan produknya.

“Naas nya pada promosi digital yang dilakukan itu tidak pandang bulu, alias menyasar semua kalangan, akibatnya anak dibawah umur pun dapat terpikat dengan mudah dari sejumlah iklan yang bertebaran di dunia maya,” ucap Masitah.
Dirinya mengakui hingga kini belum ada aturan yang tegas yang diterbitkan pemerintah dalam mencegah penyebaran aktivitas merokok tersebut.

“Sejauh ini hanya tindakan preventif atau pencegahan, seperi disejumlah area public dan lainnya, belum ke penindakan seperti jika anda kedapatan merokok di sembarang tempat akan diberikan sanksi atau denda,” sebut Masitah.
Kembali ke Rima, menurutnya kegiatan HTTS yang dilakukan oleh Jemaat Geraja Masehi Advent Hari Ketujuh tersebut merupakan kegiatan kali kedua.

“Kali ini kami mengangkat tema Kami Butuh Makanan, Bukan Tembakau, mengambil rute dari Gor Segiri Samarinda, yangkemudian ratusan Jemaat ini berjalan kaki dengan diiringi puluhan mobil menyusuri Jl. Kesuma Bangsa -Jl. Bayangkara - Taman Samarinda -Jl. Basuki Rahmat - Jl. Agus Salim - Jl. Kesuma Bangsa - finish Gor Sigiri, para peserta pawai pun melakukan aksi penukaran rokok dengan paket buah yang telah disediakan. Tentunya kami berharap pelaksanaan kegiatan HTTS di tahun berikutnya dapat lebih besar lagi dengan melibatkan semua stakeholder se kota samarinda bahkan se kaltim agar bahaya tentang rokok ini bisa dipahami oleh warga Bumi Etam dan samarinda pada khususnya,” tutup Rima (*)