
KALTIMNEWS.CO, Kukar – Dalam masa pandemik Covid-19 seperti sekarang ini pembelajaran dalam jaringan (daring) dilakukan sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran virus corona.
Dalam hal tersebut Dinas Komunikasi dan informatika (Kominfo) Kukar melalui media internalnya akun Kota Raja Chanel hadir memberikan solusi kepada guru guru, siswa, orang tua murid maupun masyarakat umum sebagia media pembelajaran baik dalam jaringan (daring) maupun Luar jaringan (Luring). Demikian yang disebutkan Kepala Dinas Kominfo Kukar Bahtramsyah kepada media ini sabtu (27/6/2020) malam.

Desain Kominfo Kukar
“Sejak pendemi Covid-19 melanda Kami berusaha memberikan solusi bagi warga kukar khususnya peserta didik dalam melalukan aktifitas belajar mengajar saat di rumah melalu media daring, salah satunya dengan menggunakan akun Youtube Kota Raja Chanel milk Dinas Kominfo Kukar,” ujar Bahtramsyah.
Sejak Maret lalu tepatnya pada senin (23/3/2020), pihaknya telah meluncurkan sejumlah program belajar dari dengan menggandeng Dinas Pendidikan dan kebudayaan setempat hal ini kemudian mendapat respon positif dari Bupati Kukar Edi Damansyah, yang sejak saat itu dinilai oleh Bupati Edi merupakan solusi cerdas dalam memberikan pembelajaran kepada para tenaga didik tengah kondisi Kukar hadapi wabah Corona atau Covid-19.
Terlebih program ini langsung melibatkan para guru yang tergabung dalam “Guru Penggerak Kukar” dan Kelompok informasi masyarakat Wadah Etam Bebaya (KIM WEB) yang digelar setiap hari selam 90 menit dengan materi pelajaran SMA, SMK, MA, PAUD maupun materi umum.
Terpisah Kepala Bidang Pengelolaan Komunikasi Publik Dinas Kominfo Kukar Ahmad Arianto yang dihubungi media ini mengatakan, berbagai keunggulan yang bisa didapatkan oleh peserta didik pada pada progragam tersebut
BACA JUGA :
Kukar Luncurkan Program Belajar Online Via Streaming, Wujud Inovasi Program Smart City
Terapkan Konsep Belajar Live Streaming, Bupati Edi, Salut Dengan Inovasi Disdik Kukar
Edi Damansyah Ingin Pendidikan di Kukar Lebih Maju Dari Daerah Lainnya
Gandeng Rumah Belajar, Dispend Kukar Louncing Sistem Belajar live Streaming di Kota Raja Chanel
“Kelebihan dari program akun Youtube Kota raja Chanel ini, yakni masyarakat dapat mengaksesnya off line, selain itu metode belajar mengajar bisa dilakukan dengan system tatap muka online dengan mengunakan aplikasi Streamyard sehingga guru dan murid bisa berkomunikasi secara langsung 2 arah saat pembelajaran berlangsung,” kata dia.
Keunggulan lainnya kata dia, Fasilitas ini bisa menjangkau lebih jauh selama adanya sinyal, dan bagi yang tidak sempat mengikuti secara langsung video pembelajaran bisa diikuti lewat siaran ulang.
“Terlebih di masa pendemik seperti sekarang ini, sistem atau model pembelajaran daring kepada peserta didik dapat diterima dengan lebih santai, menyenangkan, fleksibel, singkat, praktis, aman, mudah, dan dapat menghemat waktu serta hemat tenaga. Cara itu juga dilakukan jarak jauh tanpa berkumpul di tempat yang sama,” jelasnya.
Kelebihan lainnya dari model pembelajaran dalam jaringan (daring) ini lanjut dia, orang tua bisa mengawasi anak-anaknya belajar dan membuat siswa atau guru menjadi melek teknologi.
“Siswa pun diharapkan menjadi lebih kreatif dalam menyelesaikan tugas serta dapat mengkondisikan diri senyaman mungkin untuk belajar dan lebih banyak waktu dirumah bersama keluarga,” terangnya.
Sejatinya kata dia, ketersediaan media pembelajaran dengan memanfaatkan teknologi makin memudahkan berkomunikasi memudahkan dalam akses informasi kapanpun dan dimanapun serta dapat menambah wawasan kita berbagi informasi secara efektif
“Pembelajaran daring dengan belajar di rumah kini merupakan salah satu cara yang efektif untuk menghindari terdampak wabah Covid-19, selain itu peserta didik meskipun tidak mengikuti metode tatap muka langsung, namun sekolah dapat dapat mempersiapkan peserta didiknya untuk tetap siap bersaing di era digital,” sebutnya.
Kendati demikian Arianto tidak menapik jika berbagai kendala yang dihadapi pihaknya hingga kini, sebut saja belum meratanya sinyal jaringan internet sehingga tidak semua guru atau siswa, hal inilah yang kemudian membuat suatu solusi pembelajaran tersebut bisa diakses secara luar jaringan (Luring) dengan cara mengakses link yang sudah tersedia.
“Dibeberpa titik wilayah di Kukar masih terdapat wilayah yang sulit di jangkau oleh signal serta beberapa perangkat pendukung yang masih minim di sejumlah tempat yang membuat sejumlah guru dan siswa harus memanfaatkan perangkat milik keluarga. Oleh karena itu kami berharap demi kelancaran proses pembelajaran daring ini, perlu di lakukan secara kolaborsi seluruh stake holder guna mendukung terselenggaranya pembelajaran daring dapat berjalan dengan lancar,” tutupnya. (*)