Skip to content

Jaang Geram, Proyek Belum Kelar, Malah Di Tempati PKL Berjualan

Jaang Tinjau Progres Sejumlah Proyek di Samarinda

Dipublikasikan: 04 Nov 2019, 11:25
ADVERTORIAL
Jaang Geram, Proyek Belum Kelar, Malah Di Tempati PKL Berjualan
Walikota Samarinda H Syaharie Jaang, sempat geram kepada warga lantaran berjualan diatas proyek yang kondisi fisiknya baru mencapai 92% -- www.kaltimnews.co / Foto: Kominfo Samarinda

 banner-pemkot-SAMARINDA-OK.

KALTIMNEWS.CO, Samarinda – Wali Kota Samarinda, Syaharie Jaang, langsung meninjau progres kualitas sejumlah proyek, hal ini dilakukan jaang guna memastikan berbagai proyek yang menggunakan dana APBD Tahun Anggaran (TA) 2019 tersebut berjalan baik. Adapun beberapa lokasi proyek yang ditinjau Jaang, diantaranya Pembangunan jalan di wilayah Juanda 7 yang kondisi fisiknya kini telah mencapai 100%

“Jalanannya sudah bisa dilalui dan berharap agar warga sekitar tidak menjadikan bahu jalan sebagai tempat parkir kendaraan peribadi,” sebut Jaang, Sabtu (02/11/2019) kemarin.

Selain proyek di Jl Juanda 7, Jaang yang didampingi Sekot Sugeng Chairuddin, Asisten II Endang Liansyah, Kepala Dinas PUPR, Kasatpol PP Darham dan Dirut PDAM, Noor Wahid, juga meninjau pembangunan drainase di Jl AW Syahranie.

Di lokasi tersebut, orang nomor satu di Samarinda ini sempat geram, melihat kondisi fisik yang baru 92% namun sudah ditempati warga berjualan.

Atas hal ini Walikota Jaang menginstruksikan langsung Kasatpol PP agar segera menertibkan para PKL yang berjualan diatas drainase yang baru dibangun tersebut.

"Bukan karena tidak berperasaan, ini dilakukan untuk kebaikan kita semua, maaf bapak ibu lah, bejualannya besok di pinggir aja, jangan diatas sini," ujar Jaang

Usai meninjau Pembangunan drainase, Jaang dan rombongan melanjutkan peninjauan proyek lainnya seperti; pembangunan drainase di Jl Wahid Hasyim yang dilaporkan pihaknya telah rampung 85%, penanganan longsoran air terjun Pinang Seribu dengan kondisi fisik mencapai 40 % dan Jalan Tembok Tengah - Berambai dilaporkan 100%. Pembangunan aliran drainase Rejomulyo dengan kondisi fisik 60%, jembatan muang yang dilaporkan sudah 30% pekerjaannya, Saluran drainase di Jl Belimau yang dilaporkan rampung 100%. Serta pembangunan di wilayah Batu Cermin seperti masjid dan SD 017 dengan kondisi fisiknya sudah mencapai 61%.

“Rata-rata semuanya berjalan baik seperti Proyek pembangunan Jalan Batu Cermin kondisi fisiknya sesuai dengan laporan yakni rampung 100% dan kini dapat dilewati kendaraan warga setempat,” tutup Jaang (*)