Skip to content

Jaang: Komite Harus Bisa Berkolaborasi dengan Alumni dan Sekolah

Ingin Setiap Kegiatan Sekolah Menampilkan Kegiatan Kesenian

Dipublikasikan: 04 Nov 2019, 12:08
ADVERTORIAL
Jaang: Komite Harus Bisa Berkolaborasi dengan Alumni dan Sekolah
Syaharie Jaang, Saat menghadiri HUT Ke-35 SMPN 10, Jl Untung Suropati, Sungai Kunjang, Senin (4/11/2019) pagi.-- www.kaltimnews.co / Foto: Kominfo Samarinda

 banner-pemkot-SAMARINDA-OK.

KALTIMNEWS.CO, Samarinda – Walikota Samarinda, Syaharie Jaang, berkesempatan menghadiri HUT Ke-35 SMPN 10, Jl Untung Suropati, Sungai Kunjang, Senin (4/11/2019) pagi. Agenda tersebut dirangkai dengan pengukuhan pengurus Komite dan Alumni SMPN 10 Samarinda. Dalam sambutannya Jaang sangat mengapresiasi pembaca doa yang selalu mendoakan para bapak ibu guru yang telah mendahului.

“Alhamdulillah tadi kita mendengarkan doa yang telah dibacakan untuk selalu mengirimkan doa khusus kepada para bapak dan ibu guru yang telah mendahului kita, supaya amal ibadahnya diterima Allah SWT. Kita ketahui para guru kita telah meninggalkan ilmu yang bermanfaat kepada kita semua, semoga para guru kita selalu mendapat kebaikan,” tuturnya.

Ditambahkan pula bahwa 35 tahun yang lalu adalah bukan waktu yang singkat. Artinya SMPN 10 telah banyak berkontribusi untuk bangsa dan negara khususnya Kaltim dan Samarinda. Pastinya alumninya sudah kemana – mana, ada yang jadi pengusaha, guru, ustadz, polisi atau tentara.

“Begitu juga dengan komite harus bisa sering terima masukan, diskusi yang baik serta kolaborasi antara alumni dan sekolah. Untuk membangun bersama sekolah ini yang maju, disegani, berprestasi. Kita tidak berbicara sekolah unggulan atau internasional semua mempunyai kualitas yang sama. Berikan masukan pemikiran, Alhamdulillah lagi kalau bisa berbagi rejeki dengan menyelenggarakan berbagai kegiatan yang positif," imbuhnya.

Orang nomor satu di Samarinda ini, mengajak kepada semua pihak untuk ikut menanamkan motivasi kepada anak tanpa membedakan suku, agama, golongan dan status sosial.

"Itulah kekuatan Indonesia, bayangkan saja dari berbagai suku itu kalau kita ketemu pasti menggunakan bahasa Indonesia. Saya ingatkan kepada anak – anakku semua, perkembangan zaman sekarang sangat maju oleh karean itu kita harus saling dukung mendukung satu sama lain,” jelas Jaang.

Diingatkan juga sekarang ini, tidak ada lagi yang namanya sekolah unggulan atau tidak, semuanya sama termasuk dengan fasilitasnya.

"SMPN 10 ini sudah adiwiyata, sejak saya menjabat sebagai Wakil Walikota, Sekolah ini memiliki luas wilayah yang ideal untuk dibangun menjadi dua lantai. Mengingat jumlah siswanya yang kini mencapai sekira 1.000 orang, sehingga harus ditingkatkan kualitasnya baik dari mutu pendidikannya maupun infrastrukturnya," ucapnya

Terkait kantin, UKS, serta toilet, dinilai Jaang sudah cukup bagus. Karena kantin yang sehat itu mencucinya airnya arus mengalir jangan sampai celup – celup. “Seperti orang masa lalu satu ember bisa berulang – ulang nyelup. SMPN 10 menjadi pilihan bagi orang tua wali murid untuk anaknya. Bila dibandingkan dengan sekolah lainnya di Sungai Kunjang ini banyak sekali,” ungkapnya.

Diakhir sambutannya Jaang berpesan agar berikutnya acar serupa agar diselingi dengan kegiatan kesenian dan lainnya.

“Saya tidak mau ada kejadian lagi seperti di Rumah Jabatan ada kegiatan masyarakat beberapa kelompok anak – anak tidak jadi ditampilkan. Tampil tidak juga lebih dari 15 menit. Saya mau kalau anak – anak sudah disiapkan tampil jangan samapai dibatalkan, kasihan anak – anak sudah semangat dan persiapannya sangat lama seperti merias, berpanas-panasan dan lainnya,” cletuk Jaang. 

Sementara itu Kepala Sekolah SMPN 10 Normala menyampaikan acara ini bisa terselenggara atas dukungan komite, alumni dan dari semua keluarga besar sekolah yang memberikan dukungan.(*/Adv)