
KALTIMNEWS.CO, Samarinda – Tradisi memperoleh medali emas di ajang Pekan Olah Raga Nasional (PON) selama ini menjadi motivasi tersendiri bagi seluruh Pesilat Kaltim. Tradisi memperoleh prestasi itu dikemukakan Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang pada Sabtu (09/11/2019) malam, ketika melepas rombongan pencak silat Kaltim yang akan bertanding pada ajang Pra PON yang diselenggarakan di Papua.
Menurut Jaang yang juga sebagai Ketua Pengprov IPSI Kaltim, Ajang Pra Pon menjadi kunci keberhasilan tim Silat Kaltim, untuk meloloskan sebanyak mungkin nomor yang dipertandingkan.
Semangat tanding dikatakannya, harus tertanam mulai saat ini. Bila ingin menang di ajang Pra - PON. Pelepasan tersebut juga merupakan motivasi dari para pengurus IPSI yang senantiasa mendukung perjuangan di ajang PON nanti.
"Jaga kondisi kesehatan, perhatikan makanannya dan yang terpenting semangat dari awal jangan sampai padam, saat berlaga ikuti perintah pelatih dan tentunya dibarengi dengan doa agar semua dapat berjalan dengan lancar tanpa ada cidera, dan lain sebagainya yang tidak kita inginkan," pesan Jaang.
Sementara itu ketua KONI Kaltim, Zuhdi Yahya, berharap, seluruh atlet pencak silat Kaltim dapat bertanding dengan semangat berlipat. Ia mengungkapkan cabor pencak silat pernah berjaya di Asian Games, saat salah seorang atlet Kaltim berhasil memboyong emas dan mengharumkan nama Indonesia terkhusus Kaltim.
Koni Kaltim kata dia, sangat berharap pundi-pundi emas akan lahir dari cabor ini, sehingga dapat mempertahankan posisi lima besar seperti yang pernah diraih pada Pon 19 di Jabar lalu.
"Kami berharap semoga dengan semangat ini nantinya bisa mempersembahkan medali emas untuk Kaltim di PON 2019," harap Zuhdi.(*/Adv)