KALTIMNEWS.CO, Kukar – Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kutai Kartanegara (Kukar) Kalimantan Timur (Kaltim) kini terus melakukan berbagai upaya dalam menjembatani pengelolaan informasi komunikasi internal lintas Organisasi Perangkat Daerah.
“Untuk mewujudkan semua itu Diskominfo Kukar membentuk Kelompok Informasi Masyarakat (KIM), Kim ini sejatinya adalah bentukan dari dari dan oleh masyarakat, adapun Diskominfo hanya menfasilitasi keberadaan Kim sebagai penyambung lidah masyarakat untuk pemerintah dan sebaliknya,” ujar Kepala Dinas Kominfo Kukar, Bahteramsyah.
Menurutnya di era modernisasi teknologi sekarang ini, media sosial menjadi sarana public bagi masyarakat. Dengan kemudahan akses tersebut tentuya kata dia sangat memungkinkan masyarakat bisa ikut dengan mudah terpengaruh dengan berbagai berita bohong atau Hoax yang sengaja di sebarluaskan oleh orang tak bertanggungjawab.
“Kehadiran KIM salah satunya yakni untuk ikut bersama dengan pemerintah melawan berbagai berita bohong yang selam ini beredar luas dan mudah di konsumsi oleh masyarakat,” sebutnya.
Untuk mekasimalkan peran Kim tersebut, Diskominfo Kukar kata dia telah melakukan Bimbingan Teknis (Bimtek) kepada 7 tempat yang berbeda.
“KIM ini merupakan bagian yang tak terpisahkan dari program Diskominfo, keneradaan mereka cukup pentingnya dalam keterlibatannya menangkal adanya berita Hoax yang berseluyuran di dunia maya,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut dirinya mengungkapkan apresiasinya kepada pemerintah desa kecamatan setempat dalam memberikan ruang kepada pembentukan KIM di masing masing wilayah.
“Saya salut dengan berbagai wilayah di Kukar ini, pemerintah kecamatan maupun desanya sangat support darlam pembentujkan KIM ini, bahkan ada salah satu desa yang membetuk 42 Kim sekaligus, ini semua harus diapresiasi mengingat keberadaan kim tidak terlepas dari peran serta Pemerintah Desa maupun kecamatan setempat,” tutup Bahteramsyah. (*)