Skip to content

Kerap Disepelekan, SAR Vital Pada Pelayaran

Pelatihan Dasar SAR untuk Nahkoda dan ABK

Dipublikasikan: 22 Nov 2019, 05:18
ADVERTORIAL
Kerap Disepelekan, SAR Vital Pada Pelayaran
kegiatan Kampaye Keselamatan Pelayaran dan Pelatihan Dasar SAR di Dermaga Mahakam Ulu, Jl Untung Suropati, Kecamatan Sungai Kunjang, Rabu (20/11/2019)

 banner-pemkot-SAMARINDA-OK.

KALTIMNEWS.CO,Samarinda – Meminimalisir kecelakan pada daderah aliran sungai (DAS), Dinas Perhubungan Kota Samarinda melaksanakan kegiatan Kampaye Keselamatan Pelayaran dan Pelatihan Dasar SAR di Dermaga Mahakam Ulu, Jl Untung Suropati, Kecamatan Sungai Kunjang, Rabu (20/11/2019).

Berlangsung sehari, pelatihan diikuti 75 orang yang terdiri dari petugas Dermaga Dishub Kota Samarinda, Nahkoda dan Anak Buah Kapal (ABK). 
“Petugas depan Dermaga dan ABK wajib paham cara  menolong dan menyiapkan alat-alat, serta mengenal tanda-tanda  bahaya yang diberikan dari kapal,” ucap Kepala Bidang Keselamatan Dishub Kota Samarinda, Agus Sri Haryoto. 

Asisten Administrasi Umum Setkot Samarinda, Ali Fitri Noor mengatakan rescue kadang-kadang dipandang sebagai hal yang kecil. “Bila ada bencana, sangat dibutuhkan. Ini merupakan pekerjaan yang memiliki nilai ibadah yang sangat tinggi,” katanya.

Dikatakannya Sungai Mahakam yang membelah Samarinda dan menghubungkan daerah di wilayah lainnya di Kaltim, punya potensi yang perlu dikembangkan. “Angkutan sungai memiliki kelebihan daya angkut besar dan biaya operasional rendah, serta alur pelayaran yang sudah tersedia oleh alam.  Perbaikan kinerja pelayaran angkutan sungai harus memperhatikan tingkat keselamatan,” tegasnya.

Pengusaha angkutan sungai harus memberikan jaminan keselamatan dan keamanan bagi penumpang atau pengguna jasa dengan menyediakan alat-alat keselamatan, seperti pelampung, baju keselamatan, APAR (Alat Pemadam Api Ringan).

Kepala Dinas Perhubungan Kota Samarinda, Ismanyah, mengharapkan dengan pelatihan ini dapat mengurangi  tingkat kecelakaan di sungai dapat menurun, serta para mahkoda dan ABK dapat mengatasi hal-hal  yang kecil. “Kegiatan seperti ini selalu berlanjut. Memberikan pelatihan-pelatihan kepada pengelola kapal-kapal yang ada, terutama pada jalur ke Mahakam Ulu sangatlah penting demi keselamatan bersama,” urainya. (*)